Mengutip Bijiie, Badan Jasa Keuangan Jepang (FSA) berencana mengusulkan peraturan baru pada tahun 2026 yang mewajibkan bursa kripto untuk memiliki dana cadangan guna mengganti kerugian pengguna jika terjadi peretasan atau pelanggaran keamanan. Saat ini, bursa menyimpan sebagian besar aset klien di dompet dingin, tetapi tidak diwajibkan untuk menyediakan cadangan keuangan. Langkah ini bertujuan untuk menyelaraskan regulasi kripto dengan aturan keuangan tradisional, menyusul insiden seperti kehancuran Mt. Gox pada tahun 2014 dan peretasan SBI Crypto pada tahun 2023 yang menyebabkan kerugian sebesar $21 juta melalui Tornado Cash. Kerangka kerja yang diusulkan juga akan memperkuat perlindungan saat kebangkrutan dan aturan isolasi aset untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
Jepang Akan Mewajibkan Bursa Kripto untuk Memiliki Dana Cadangan pada Tahun 2026
币界网Bagikan






Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.