Menurut Coinpedia, imbal hasil obligasi jangka panjang Jepang telah mencapai rekor tertinggi, dengan imbal hasil 30 tahun mencapai 3,42%. Perubahan ini memberikan tekanan pada transaksi carry global dan likuiditas, terutama memengaruhi portofolio berleverage dan meningkatkan risiko penjualan aset kripto. Analis memperingatkan bahwa kenaikan suku bunga Jepang dapat menyebabkan kondisi keuangan global yang lebih ketat, aliran modal asing yang berkurang, dan volatilitas yang meningkat pada aset berisiko seperti Bitcoin. Pedagang bersiap menghadapi dampak tertunda yang potensial, karena siklus masa lalu menunjukkan Bitcoin turun beberapa minggu setelah lonjakan imbal hasil serupa.
Yield Surat Utang Jepang Meningkat ke Rekor Tertinggi, Memicu Kekhawatiran Pasar Kripto
CoinpediaBagikan






Yield obligasi 30-tahun Jepang naik ke 3,42%, rekor tertinggi yang mengubah sentimen pasar dan mengganggu dinamika carry trade. Gerakan ini memberi tekanan pada portofolio berleverage dan bisa memicu aksi jual crypto. Kenaikan suku bunga Jepang yang meningkat mungkin mempersempit likuiditas global, menurunkan aliran modal asing dan Bitcoin. Pedagang sedang memperhatikan rasio risiko-keuntungan secara dekat, karena tren masa lalu menunjukkan Bitcoin sering turun beberapa minggu setelah lonjakan yield seperti ini.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.