Jepang Mengesahkan Stimulus Senilai 17 Triliun Yen di Tengah Kekurangan Tenaga Kerja dan Populasi yang Menua

iconCointribune
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy

Menurut Cointribune, Jepang telah menyetujui rencana stimulus senilai 17 triliun yen untuk mengatasi tantangan ekonomi termasuk kekurangan tenaga kerja, populasi yang menua, dan investasi yang terhenti. Pemerintah Takaichi berencana menggelontorkan lebih dari 110 miliar dolar ke dalam perekonomian, dengan fokus pada sektor AI dan semikonduktor untuk mengimbangi penurunan jumlah tenaga kerja. Pada tahun 2024, sebanyak 309 perusahaan mengalami kebangkrutan akibat kekurangan staf, sementara industri hotel hanya menginvestasikan 20.000 yen per karyawan dalam teknologi digital dibandingkan dengan 450.000 yen di sektor lainnya. Jepang juga berencana mengalokasikan 10 triliun yen hingga tahun 2030 untuk AI dan semikonduktor, tetapi UKM dan infrastruktur yang ketinggalan zaman tetap menjadi hambatan bagi kemajuan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.