Bank Sentral Italia Mewajibkan Pemeriksaan Daftar Sanksi Per Transaksi untuk Transfer Kripto

icon币界网
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Bank sentral Italia menekankan bahwa penyedia layanan aset kripto harus memeriksa semua transaksi terhadap daftar sanksi, selaras dengan upaya CFT. Direktif tersebut, yang berlaku sejak 7 September, mewajibkan pemeriksaan data pengirim dan penerima terlepas dari besaran transfer. Hal ini memperkuat aturan Eropa yang sudah ada, yang diterapkan di Italia sejak akhir 2025, untuk mencegah entitas yang disanksi menghindari pemeriksaan melalui transfer kecil. Bank sentral menjelaskan bahwa klasifikasi aset kripto tetap berada di bawah kerangka kerja saat ini, dan MiCA tidak menggantikan kepatuhan terhadap sanksi. Penyedia kini harus memperbarui sistem mereka untuk mencakup semua transfer.
Berita CoinWorld:

Bank Sentral Italia meminta penyedia layanan aset kripto di negaranya untuk melakukan pemeriksaan sanksi terhadap informasi pengirim dan penerima sebelum melaksanakan transfer pelanggan, dan tidak boleh melewati pemeriksaan karena jumlah transaksi kecil. Pernyataan ini bukanlah penerapan aturan baru, melainkan penekanan ulang terhadap persyaratan Eropa yang sudah berlaku di Italia.

Tidak boleh menetapkan ambang batas minimum pemeriksaan

Berdasarkan pemberitahuan dari Bank Sentral Italia pada 7 September, penyedia layanan aset kripto (CASPs) harus mengonfirmasi bahwa sistem pemindaian internal mereka tidak memiliki ambang batas jumlah transaksi minimum. Baik transfer senilai 1 euro maupun transaksi dengan jumlah lebih besar harus masuk ke proses pemindaian sanksi.

Persyaratan ini berlaku untuk pengaturan kontrol otomatis, bukan untuk meminta petugas kepatuhan meninjau secara manual setiap transaksi kecil. Lembaga masih dapat menggunakan sistem otomatis untuk membandingkan informasi klien dan transaksi dengan daftar sanksi; jika terjadi kecocokan yang diduga, maka dilanjutkan dengan tinjauan lebih lanjut.

Salah satu alasan untuk menghapus ambang batas jumlah adalah untuk mencegah pihak yang disanksi memecah transfer besar menjadi beberapa transaksi kecil guna menghindari pemindaian sistem.

Kewajiban terkait telah berlaku pada akhir tahun lalu

Bank Sentral Italia menunjukkan bahwa kewajiban dasar terkait berasal dari panduan kebijakan dan kontrol internal dari Otoritas Perbankan Eropa (EBA) mengenai pelaksanaan langkah-langkah pembatasan Uni Eropa dan negara anggota. Panduan tersebut telah diintegrasikan ke dalam kerangka regulasi nasional melalui Dokumen Nomor 52 tanggal 19 Mei 2025 dari Bank Sentral Italia, dan berlaku mulai 30 Desember 2025.

Oleh karena itu, komunikasi ini pada bulan September lebih merupakan pengingat regulasi daripada penambahan ambang hukum baru. Fokus regulasi adalah pada apakah lembaga terkait telah mengonfigurasi dan menyesuaikan sistem pemindaian yang ada sesuai persyaratan.

Bank Sentral Italia juga menekankan bahwa mendapatkan otorisasi MiCA tidak berarti menggantikan kewajiban kepatuhan terhadap sanksi. MiCA terutama mencakup persyaratan lisensi, tata kelola, dan operasional, sedangkan langkah-langkah pembatasan Uni Eropa tetap harus dilaksanakan secara terpisah.

Instant payment exceptions do not apply to cryptocurrency transfers.

Aturan Eropa memiliki cara pemindaian berbeda untuk sejumlah transfer kredit instan. Karena kecepatan penyelesaian yang lebih cepat, sebagian penyedia pembayaran dapat mengganti pemindaian seluruh pelanggan menjadi setidaknya sekali per hari, serta memperbarui pemeriksaan saat langkah pembatasan baru berlaku.

Namun, Bank Sentral Italia dalam dokumen tahun 2025 telah secara jelas menyatakan bahwa pengecualian ini tidak berlaku untuk transfer kripto yang ditangani oleh CASP. Meskipun konfirmasi transaksi blockchain lebih cepat, penyedia layanan kripto tetap harus menyelesaikan pemindaian informasi yang diperlukan sebelum melaksanakan transaksi.

Selain pemeriksaan daftar sanksi, lembaga terkait juga harus mematuhi panduan terpisah EBA mengenai Travel Rule untuk menangani masalah ketidaklengkapan atau ketiadaan informasi pengirim dan penerima dalam transfer.

Penyedia layanan kripto menghadapi tekanan untuk tinjauan sistem

Peringatan ini berarti penyedia layanan kripto Italia perlu segera memeriksa apakah kontrol sanksi yang ada mencakup semua jumlah transaksi, sekaligus memastikan frekuensi pembaruan daftar sanksi, proses penanganan alarm, dan rekaman jejak telah tersedia.

Selain pencocokan nama, identifikasi alamat on-chain juga merupakan tantangan. Hanya mengandalkan penyaringan nama tidak cukup untuk mengidentifikasi keterkaitan alamat dengan entitas yang disanksi, perantara terkait, atau layanan yang dibatasi.

Oleh karena itu, beberapa institusi mungkin perlu menggabungkan pemindaian pelanggan dengan analisis on-chain. Namun, hasil analisis on-chain masih memerlukan penilaian manusia, karena kepemilikan alamat dapat berubah, dan sebagian transaksi mungkin hanya terkait secara tidak langsung.

Bank Sentral Italia kali ini tidak mengumumkan batas waktu perbaikan baru, tidak menyebutkan objek investigasi spesifik, atau kasus hukuman apa pun. Bagi operator kripto lokal, langkah selanjutnya yang lebih realistis adalah membuat catatan tinjauan tertulis untuk memastikan pengaturan sistem, cakupan daftar, dan proses pembaruan dapat mencakup setiap transaksi.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.