Kegagalan Negosiasi Iran Mendorong Harga Minyak di Atas $100 per Barel

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Ketegangan di Iran mendorong harga minyak di atas $100 per barel, dengan minyak WTI naik 3,62% dan Brent mencapai $107,89. Laporan menyebutkan Trump mungkin melanjutkan aksi militer, menyebut respons Iran sebagai "sangat lemah." Data on-chain menunjukkan peningkatan aktivitas pada altcoin yang perlu diwaspadai di tengah ketidakpastian pasar. AS juga sedang meninjau 'Project Freedom' untuk mengamankan pengiriman di Selat Hormuz.

BlockBeats melaporkan, pada 12 Mei, karena harapan terhadap kesepakatan gencatan senjata perang Iran terus melemah, sementara Presiden AS Trump dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk memulai kembali operasi militer, harga minyak internasional terus naik pada hari Selasa. Hingga pukul 10:10 waktu Timur AS pada hari Selasa, harga minyak Brent naik lebih dari 3,5% menjadi $107,89 per barel; minyak WTI naik 3,62% dan kembali melewati batas $100 per barel.


Laporan melaporkan bahwa Trump telah membahas rencana lanjutan mengenai situasi Iran dengan tim keamanan nasional pada hari Senin. Meskipun Gedung Putih tetap berharap dapat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik, perbedaan mendasar antara Amerika Serikat dan Iran tetap serius.


Axios mengutip pejabat AS yang menyatakan bahwa Trump sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan memulai kembali operasi militer demi mendorong kemajuan negosiasi. Seorang pejabat mengatakan bahwa Trump mungkin akan "meningkatkan tekanan lebih lanjut".


Trump sebelumnya juga menyatakan bahwa negosiasi AS-Iran saat ini hanya bertahan hidup secara buatan (life support), dan mengkritik tanggapan Iran terhadap proposal AS sebagai "sangat lemah".


Selain itu, pemerintah AS juga sedang mempertimbangkan untuk memulihkan operasi "Project Freedom", yaitu rencana pengawalan militer untuk menjamin keamanan lalu lintas kapal internasional dalam konteks blokade Iran terhadap Selat Hormuz. Operasi ini sebelumnya telah dihentikan minggu lalu.


Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.