Instrumen keuangan yang mendukung cadangan bitcoin perusahaan institusional dapat menciptakan tekanan penjualan pada tanggal-tanggal tertentu.
Matthew Sigel, kepala penelitian aset digital di VanEck, membagikan daftar cara perusahaan menggunakan cadangan bitcoin mereka. Daftar ini memberikan informasi tentang posisi bitcoin dalam struktur modal perusahaan. Perusahaan mungkin dipaksa menjual bitcoin untuk memenuhi kewajiban keuangan seperti melunasi utang atau mendistribusikan dividen.
Keuangan Perusahaan dan Tekanan Penjualan Bitcoin
Banyak perusahaan menggunakan obligasi konversibel, saham preferen, dan fasilitas pinjaman untuk membiayai cadangan bitcoin mereka. Instrumen keuangan ini memiliki tanggal jatuh tempo dan tanggal dividen tertentu dan mungkin mengharuskan perusahaan untuk menjual bitcoin. Sebagai contoh, Bitdeer benar-benar mengosongkan kas bitcoin-nya pada Februari untuk berinvestasi di pusat data AI. Langkah ini mengakibatkan perusahaan menarik 943,1 BTC dari cadangannya.
Contoh lainnya adalah Strategy, sebuah perusahaan yang menggunakan cadangan Bitcoin-nya sebagai bagian dari struktur modalnya. Pada Mei, perusahaan tersebut menjual 32 BTC untuk membiayai pembayaran dividen. Penjualan ini terkait dengan penurunan harga Bitcoin dan penurunan saham STRC. Sampai Juli, saham STRC diperdagangkan 15% di bawah nilai nominalnya.
Skenario Masa Depan dan Dampak Pasar
Dalam beberapa tahun mendatang, utang korporasi dan kewajiban pembiayaan preferensial akan meningkat. Dalam skenario positif, jika harga bitcoin naik dan pasar modal kembali terbuka, perusahaan dapat merefinansiasi utang mereka dan penjualan bitcoin tetap terbatas. Namun, dalam skenario negatif, penurunan harga bitcoin dan kesulitan pembiayaan dapat memaksa perusahaan untuk menjual lebih banyak bitcoin. Dalam kasus ini, pasokan pasar bisa meningkat secara signifikan, memberikan tekanan turun terhadap harga bitcoin.
JPMorgan menyatakan bahwa kebijakan penjualan baru ini menimbulkan risiko dua arah terhadap pasar bitcoin. Onramp Institutional memperkirakan bahwa 83% saham STRC dipegang oleh investor perorangan. Situasi ini dapat menyebabkan potensi volatilitas di pasar bitcoin.
Lanjutkan Membaca: Harta Bitcoin Institusional Bisa Memicu Penjualan Pasar Senilai Miliaran Dolar


