RBI India Mendorong Prioritas CBDC Dibandingkan Stablecoin

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
RBI India menyoroti dalam laporan stabilitas keuangan Desember bahwa CBDC (Central Bank Digital Currency) harus diprioritaskan dibandingkan stablecoin, menekankan pentingnya kesatuan moneter dan integritas sistem. Laporan tersebut mencatat bahwa stablecoin dapat menimbulkan risiko potensial selama tekanan pasar, sementara CBDC menawarkan penyelesaian secara real-time dan kredibilitas bank sentral. RBI menekankan pentingnya infrastruktur digital berwenang untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi CFT (Combating Financial Terrorism) dan aset digital. Dengan hanya tiga negara yang telah meluncurkan CBDC, India sedang mengevaluasi pengawasan stablecoin dalam survei ekonomi 2025-2026. Bank sentral tetap waspada terhadap aset kripto.

Odaily Planet Daily News: Dalam laporan stabilitas keuangan Desember, Bank Sentral India menyatakan bahwa negara-negara harus memprioritaskan pengembangan mata uang digital bank sentral (CBDC) dibandingkan stablecoin yang diterbitkan secara swasta, karena CBDC dapat mempertahankan kesatuan mata uang dan integritas sistem keuangan, serta harus dijadikan sebagai aset penyelesaian akhir dan titik acuan kepercayaan mata uang. Laporan tersebut menunjukkan bahwa stablecoin dapat menimbulkan risiko stabilitas keuangan baru selama masa tekanan pasar, sementara CBDC memiliki reputasi dan keamanan mata uang bank sentral sekaligus keunggulan efisiensi, kemampuan pemrograman, dan penyelesaian instan. Bank Reservasi India menekankan bahwa untuk menjaga kedaulatan mata uang dan stabilitas keuangan, infrastruktur digital berdaulat harus dibangun terlebih dahulu. Saat ini, hanya Nigeria, Bahama, dan Jamaika yang berhasil meluncurkan CBDC. Selain itu, pemerintah India dalam survei ekonomi tahun 2025-2026 menyatakan sedang mempertimbangkan regulasi stablecoin, sementara Bank Reservasi India mengambil sikap hati-hati terhadap aset kripto. (Cointelegraph)

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.