India Meluncurkan Pilot Tokenisasi Obligasi Korporat Senilai 620 Miliar Dolar, Tiga Perusahaan Mengumpulkan 1,07 Miliar

icon MarsBit
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan India (SEBI) dan Bank Sentral India (RBI) telah meluncurkan pilot 'Demat 2.0', menggunakan ledger terdistribusi yang diizinkan untuk penerbitan dan penyelesaian obligasi korporat. Inisiatif ini menargetkan pasar obligasi korporat India senilai 620 miliar dolar. Tiga perusahaan—REC, Larsen & Toubro, dan IIFL Finance—telah mengumpulkan 10,7 miliar dolar hingga saat ini. REC menerbitkan obligasi korporat ter-tokenisasi pertama di India, mengumpulkan 5 miliar rupee. Sistem ini menggunakan data on-chain untuk menghubungkan obligasi dengan rupee digital grosir RBI, memungkinkan penyelesaian yang tersinkronisasi dan manajemen bunga serta penebusan berbasis kontrak pintar. SEBI menyatakan bahwa tokenisasi tidak memengaruhi ketentuan hukum, peringkat kredit, atau perlindungan investor. Rencana mencakup perdagangan sekunder dan partisipasi ritel.

Berita Mars Finance melaporkan bahwa pada 14 September, Securities and Exchange Board of India (SEBI) bersama Reserve Bank of India (RBI) baru-baru ini meluncurkan pilot program "Demat 2.0", yang memperkenalkan penerbitan dan penyelesaian obligasi korporasi ke dalam buku besar terdistribusi berlisensi, dengan target mencakup pasar obligasi korporasi senilai sekitar $620 miliar. Hingga kini, tiga perusahaan—REC, Larsen & Toubro, dan IIFL Finance—telah memperoleh pembiayaan sebesar total ₹102,5 miliar (sekitar $1,07 miliar) melalui sistem ini. REC pada 7 September menerbitkan obligasi korporasi ter-tokenisasi pertama di India, mengumpulkan ₹50 miliar. Sistem ini menghubungkan obligasi ter-tokenisasi dengan digital rupee ritel RBI, mencapai penyerahan simultan obligasi dan dana melalui antarmuka pasar terpadu, serta menggunakan kontrak pintar untuk secara otomatis menangani pembayaran bunga dan penebusan pokok. SEBI menyatakan bahwa tokenisasi tidak mengubah ketentuan hukum asli obligasi, peringkat kredit, atau mekanisme perlindungan investor; selanjutnya direncanakan untuk membuka perdagangan sekunder dan partisipasi ritel.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.