IMF Memperingatkan Bahwa Tokenisasi Bisa Mempercepat Krisis Keuangan

iconCoinEdition
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
IMF menandai tokenisasi sebagai risiko terhadap stabilitas keuangan global, dengan menyebut kecepatan transaksi dalam sistem tertokenisasi. Berita aset dunia nyata (RWA) menunjukkan lebih dari $27 miliar aset sudah tertokenisasi. Laporan tersebut memperingatkan bahwa stablecoin bisa menjadi titik lemah di bawah perubahan kebijakan kripto global. Regulator mungkin kesulitan merespons guncangan dengan cepat dalam sistem yang sangat cepat bergerak ini.
  • IMF memperingatkan bahwa keuangan tertokenisasi bisa membuat pasar keuangan global menjadi lebih rapuh.
  • Penyelesaian instan dapat mempercepat guncangan keuangan melebihi waktu respons regulator.
  • Stablecoin diidentifikasi sebagai titik lemah potensial dalam sistem keuangan tertokenisasi.

Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan bahwa pertumbuhan cepat keuangan tertokenisasi dapat membuat krisis keuangan terjadi jauh lebih cepat daripada di pasar tradisional. Organisasi tersebut mengatakan fitur-fitur yang sama yang meningkatkan efisiensi juga dapat meningkatkan risiko sistemik.

Peringatan tersebut berasal dari laporan terbaru IMF tentang keuangan yang ditokenisasi, yang menggambarkan tokenisasi sebagai perubahan struktural yang dapat membentuk ulang arsitektur keuangan global.

Tokenisasi mengubah aset tradisional seperti saham, obligasi, dan uang tunai menjadi token digital berbasis blockchain. Meskipun ini memungkinkan penyelesaian yang lebih cepat dan transaksi otomatis, ia juga menghilangkan beberapa jaminan yang biasanya memperlambat tekanan pasar.

Guncangan Keuangan yang Lebih Cepat di Pasar yang Ditokenisasi

Kekhawatiran utama IMF adalah kecepatan. Pasar keuangan tradisional mencakup penundaan bawaan, seperti jendela penyelesaian dan jam perdagangan terbatas, yang memberi regulator waktu untuk merespons selama krisis.

Sistem yang ditokenisasi, bagaimanapun, beroperasi secara berbeda. Perdagangan dapat diselesaikan secara instan melalui kontrak pintar, pasar berjalan 24/7, dan panggilan margin atau likuidasi dapat dipicu secara otomatis.

Ini berarti tekanan keuangan bisa menyebar ke seluruh pasar dalam hitungan menit. Menurut IMF, kondisi seperti ini dapat meningkatkan volatilitas dan memungkinkan krisis memburuk sebelum otoritas dapat bertindak.

Stablecoin Dikenal sebagai Tautan Lemah

Laporan tersebut juga menyoroti stablecoin sebagai potensi kerentanan dalam keuangan tertokenisasi. Berbeda dengan uang bank sentral, stablecoin berfungsi lebih seperti dana pasar uang, sehingga rentan terhadap penarikan mendadak selama peristiwa stres.

Karena stablecoin semakin sering menyelesaikan transaksi di pasar tertokenisasi, ketidakstabilan apa pun dapat dengan cepat menyebar ke seluruh sistem keuangan.

Peringatan IMF datang pada saat lebih dari $27 miliar aset dunia nyata (RWAs) sudah diwakili sebagai token di blockchain.

Terkait: Larry Fink Mengatakan Tokenisasi Adalah Tahap Berikutnya dari Infrastruktur Keuangan

Penafian: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun yang terkait dengan perusahaan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.