Kantor Pusat Hyundai di Seoul Menerima Email Ancaman Bom yang Meminta 13 BTC

iconBlockTempo
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Kantor pusat Hyundai Group di Seoul menerima email ancaman bom melalui bursa KuCoin pada 19 Desember, yang menuntut 13 BTC untuk menghindari ledakan. Pesan tersebut menetapkan tenggat waktu pukul 11.30. Hyundai memindahkan staf ke kerja jarak jauh, dan polisi tidak menemukan bahan peledak. Otoritas mengaitkan kasus ini dengan ancaman serupa terhadap perusahaan Korea. KuCoin sedang membantu penyelidikan.

Menurut BlockTempo, kantor pusat Hyundai Group di Distrik Jongno, Seoul menerima email ancaman bom pada 19 Desember, yang menuntut 13 BTC untuk mencegah ledakan. Email tersebut mengklaim gedung akan diledakkan pukul 11.30 pagi kecuali uang tebusan dibayarkan. Hyundai segera memerintahkan seluruh karyawan untuk bekerja dari jarak jauh, dan polisi melakukan pencarian penuh terhadap gedung tersebut, tidak menemukan bahan peledak. Otoritas sedang menyelidiki kejadian ini sebagai bagian dari serangkaian ancaman bom palsu yang menargetkan perusahaan-perusahaan besar Korea.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.