Dalam konteks melemahnya bitcoin dan ethereum serta arus keluar dana dari ETF spot terkait, ETF yang melacak Hyperliquid justru menarik dana secara berlawanan. Menurut CNBC, produk terkait yang baru diluncurkan oleh Bitwise, 21Shares, dan Grayscale dalam waktu singkat setelah peluncuran berhasil menarik aliran dana hampir mencapai $160 juta.
Produk baru menarik dana meski dalam kondisi pasar yang berlawanan
Pada Mei, Bitwise dan 21Shares meluncurkan ETF spot yang melacak indeks HYPE, dengan kode masing-masing BHYP dan THYP. Laporan tersebut mengutip data yang menyatakan bahwa total aset kedua produk ini telah mendekati $150 juta, dan sebagian besar hari perdagangan sejak peluncuran mencatat arus masuk bersih. Grayscale juga meluncurkan ETF Staking Hyperliquid pada Rabu minggu ini, dengan kode HYPG.
Ini berbeda dengan kinerja ETF kripto utama. Laporan menyebutkan bahwa selama penurunan harga bitcoin yang signifikan, ETF bitcoin spot terus mengalami arus keluar dana, dengan IBIT milik BlackRock mengalami penurunan sekitar 16% dalam seminggu.
Pasar menghargai model repurchase
Hyperliquid adalah platform perdagangan kontrak berjangka terdesentralisasi yang berjalan di blockchain sendiri, terutama ditujukan untuk trader 24 jam di luar Amerika Serikat. Beberapa responden berpendapat bahwa minat terhadap ETF semacam ini terutama disebabkan oleh cara HYPE menangkap nilai yang lebih mudah dipahami oleh investor tradisional.
Matt Hougan, Chief Investment Officer Bitwise, menyatakan bahwa 99% biaya transaksi yang dihasilkan oleh platform Hyperliquid akan digunakan untuk membeli kembali token HYPE, menciptakan hubungan yang lebih langsung antara aktivitas perdagangan platform dan nilai token. Stephen Coltman, Head Macro di 21Shares, membandingkannya dengan perusahaan publik yang membeli kembali sahamnya dengan uang tunai.
Dana TradFi mulai memperhatikan
Kepala Riset Grayscale, Zach Pandl, percaya bahwa produk semacam ini mungkin menarik investor baru yang pertama kali memasuki segmen ini, bukan dana kripto yang beralih dari Bitcoin. Nate Geraci juga menyatakan bahwa ETF kripto spot sedang menjadi jembatan penting bagi keuangan tradisional untuk mengakses keuangan terdesentralisasi, sementara ETF HYPE setidaknya meningkatkan kesadaran pasar terhadap platform Hyperliquid.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Hyperliquid mendapat lebih banyak perhatian pada musim panas tahun lalu karena permintaan perdagangan minyak mentah akhir pekan yang dipicu oleh konflik geopoltik. 21Shares menyatakan bahwa pada saat itu, volume perdagangan yang terkait minyak mentah di platform tersebut langsung meningkat menjadi sekitar 1 miliar dolar AS per hari.
Namun, para responden juga mengingatkan bahwa pemahaman pasar terhadap Hyperliquid saat ini masih terbatas, dan akan menghadapi persaingan dari platform keuangan tradisional serta protokol DeFi lainnya. Seiring perubahan lingkungan regulasi, persaingan terkait kemungkinan akan semakin meningkat.



