Ketua Mayoritas Dewan Tom Emmer menyatakan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat telah menyelesaikan upayanya terkait struktur pasar kripto, khususnya menunjuk pada Digital Asset Market Clarity Act, yang dikenal sebagai Undang-Undang CLARITY. Emmer menekankan bahwa tanggung jawab sekarang berada di tangan Senat untuk mendorong undang-undang tersebut. Undang-Undang CLARITY, yang membagi pengawasan antara SEC dan Commodity Futures Trading Commission, telah disetujui oleh Dewan dan saat ini sedang menunggu tindakan di Senat. Perkembangan ini menyoroti adanya kemacetan legislatif di Senat, sementara pasar masih menunggu regulasi kripto federal yang komprehensif. Peserta pasar tampaknya menafsirkan pernyataan Emmer sebagai indikasi kemajuan, yang berpotensi meningkatkan optimisme terhadap kelulusan akhir Undang-Undang tersebut.
Poin Utama
- Pernyataan Emmer menunjukkan bahwa Dewan telah menyelesaikan perannya dalam mempromosikan Undang-Undang CLARITY, beralih fokus ke Senat.
- Harga pasar menunjukkan peningkatan moderat dalam optimisme terhadap prospek Undang-Undang tersebut, sejalan dengan meningkatnya dukungan terhadap hasil YES.
- Hambatan legislatif saat ini disebabkan oleh Senat, karena RUU tersebut menunggu tindakan lebih lanjut di kalender mereka.
Apa yang Harus Diperhatikan
Langkah selanjutnya Senat akan sangat penting dalam menentukan masa depan Undang-Undang CLARITY. Pantau pengumuman dari pemimpin Senat, seperti Tim Scott atau Chuck Schumer, mengenai penjadwalan pemungutan suara di ruang sidang. Selain itu, pernyataan dari Presiden Trump atau penasihat utama seperti David Sacks dapat memengaruhi sentimen pasar, karena bukti dukungan eksekutif akan konsisten dengan hasil YES. Tindakan Komite Perbankan Senat mendatang pada 15 September juga akan menjadi indikator penting terhadap kemajuan potensial.
Dapatkan analisis pasar prediksi langsung, didukung oleh Vera. Daftar untuk Vera.

