- Hoskinson memperingatkan bahwa lebih banyak proyek DeFi Cardano dan dapp bisa ditutup pada H2 2026.
- Dia menyalahkan tata kelola yang lambat, komersialisasi yang terbatas, dan kurangnya dukungan komunitas.
- Token ADA jatuh ke sekitar $0,149, level terendah sejak awal 2021.
Pendiri Cardano Charles Hoskinson mengatakan lebih banyak aplikasi DeFi dan aplikasi terdesentralisasi dapat ditutup selama paruh kedua 2026 karena pasar yang lemah terus memberi tekanan pada para pembangun di seluruh ekosistem.
Peringatannya datang setelah platform analitik TapTools mengumumkan rencana untuk menghentikan operasinya. Sebelumnya, JPG Store, pasar NFT terbesar Cardano, juga memutuskan untuk ditutup.
Hoskinson mengatakan ia telah memperingatkan di awal tahun bahwa kelemahan pasar yang berkepanjangan akan memaksa beberapa proyek keluar dari bisnis. Ia sekarang mengharapkan konsolidasi lebih lanjut di seluruh jaringan.
Menurutnya, tim-tim kecil dengan pendapatan terbatas menghadapi tekanan yang meningkat, dan lebih banyak penutupan kemungkinan akan terjadi sebelum kondisi membaik.
Masalah Pendanaan dan Tata Kelola Masih Tersisa
Hoskinson menunjukkan masalah yang lebih dalam daripada hanya harga pasar. Ia mengatakan sistem kas Cardano dan proses tata kelolanya belum bergerak cukup cepat untuk memberikan dukungan kepada perusahaan-perusahaan ekosistem.
Beberapa usulan yang bertujuan membantu proyek-proyek mendapatkan pendanaan gagal memperoleh dukungan yang cukup. Hoskinson mencatat bahwa ia secara pribadi terlibat untuk mengakuisisi penyedia dompet Nami dan perusahaan infrastruktur Blockfrost, tetapi mengatakan intervensi semacam itu tidak dapat menyelamatkan setiap bisnis.
Dia juga menambahkan bahwa dia tidak mengendalikan kas Cardano, kunci tata kelola, atau parameter protokol, yang berarti dia tidak dapat memaksa keputusan pendanaan atau mengarahkan sumber daya ke tim-tim yang sedang kesulitan.
Menurut pengusaha kripto, komersialisasi, pendanaan ekosistem, dan tata kelola tetap menjadi beberapa tantangan terbesar Cardano.
Terkait: Prediksi Harga Cardano: ADA Mencapai Titik Terendah 5,5 Tahun Saat Hoskinson Istirahat
Penutupan TapTools dan JPG Store Menimbulkan Kekhawatiran
TapTools, salah satu platform analitik paling banyak digunakan di kalangan trader Cardano, mengatakan akan menutup operasinya karena meningkatnya biaya infrastruktur dan kepergian staf teknis kunci.
Penutupannya menyusul pengumuman penutupan dari JPG Store, yang sebelumnya menjadi pasar NFT terbesar Cardano. Kerugian berturut-turut ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemampuan bisnis ekosistem untuk bertahan selama kondisi pasar bear yang berkepanjangan.
Hoskinson mengatakan beberapa perusahaan ini sebenarnya bisa saja dipertahankan melalui pendanaan kas atau akuisisi, tetapi minat komunitas untuk menggunakan sumber daya kas tetap terbatas.
ADA Jatuh ke Level Terendah Beberapa Tahun
Peringatan itu muncul saat ADA mengalami salah satu koreksi terdalamnya. Token Cardano anjlok lebih dari 12% dalam 24 jam dan diperdagangkan di sekitar $0,149, level terakhir terlihat pada awal 2021.
Penurunan ini menghapus sebagian besar keuntungan dari siklus sebelumnya, di mana ADA sempat mencapai sekitar $3,10. total value locked Cardano juga turun menjadi sekitar $90,97 juta, membuat jaringan ini tertinggal di belakang rantai-rantai baru seperti Aptos dan Mantle.
Kelemahan di seluruh pasar kripto memperberat tekanan. Bitcoin jatuh lebih dari 6%, sementara kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan turun hampir 6%.
Everstake, salah satu penyedia staking terbesar Cardano, mengakui keparahan penurunan tersebut. Perusahaan berargumen bahwa harga pasar sering terpisah dari aktivitas protokol dasar selama pasar bear dan menegaskan kembali komitmen jangka panjangnya terhadap ekosistem.
Penafian: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun yang terkait dengan perusahaan.

