- Hoskinson mengatakan Trump Coin mempolitikkan kripto, memicu penipuan, dan merusak kepercayaan publik selama jendela kritis untuk regulasi.
- Dia berargumen bahwa konsekuensi memecoin menghambat perkembangan Senat atas GENIUS dan CLARITY, mengubah kripto menjadi isu partisan yang memecah belah.
- Hoskinson mengkritik koordinasi Gedung Putih yang lemah dan termasuknya cadangan ADA yang mengejutkan, memperingatkan risiko politik yang meningkat.
Pendiri Cardano Charles Hoskinson dikritik pendekatan kripto pemerintahan Trump selama wawancara media terkini di Amerika Serikat. Ia mengatakan tindakan yang diambil setelah pemilihan November 2024 melemahkan kemajuan regulasi. Hoskinson menjelaskan bagaimana peluncuran memecoin, celah kebijakan, dan koordinasi yang buruk menghambat legislasi bipartisan dan mengubah posisi politik kripto.
Peluncuran Memecoin dan Dampak Kebijakan
Hoskinson, CEO dari Input Output Group, menyampaikan pandangannya selama wawancara dengan CoinDesk. Ia berfokus pada peluncuran Trump Koin sebelum pelantikan 2025. Secara menonjol, dia mengatakan langkah tersebut memolitisasi kripto dan memperlembagaan perilaku ekstraktif.
Ia membandingkan peluncuran tersebut dengan platform memecoin berfokus ritel seperti Pump.Fun. Namun, ia menekankan perbedaan yang terlibat adalah partisipasi langsung pemerintah. Menurut Hoskinson, Trump Coin kemudian kehilangan lebih dari 80% dari puncaknya. Penurunan tersebut diikuti oleh runtuhnya memecoin yang lebih luas yang menyebabkan kerugian bagi banyak pembeli.
Dia juga mengatakan peluncuran tersebut memicu penipuan dan spekulasi berlebihan. Akibatnya, persepsi publik berubah dengan cepat. Hoskinson berargumen perubahan ini merusak kepercayaan selama periode legislatif yang kritis.
Jendela Bipartisan untuk RUU Kripto Ditutup
Hoskinson mengatakan awal 2025 menawarkan jendela bipartisan yang langka untuk regulasi kripto. Ia menunjuk ke AKTA GENIUS dan Digital Asset Market Clarity Act. Namun, dia mengatakan kontroversi memecoin memicu perlawanan Demokrat.
Rumah telah menyetujui RUU CLARITY dengan dukungan bipartisan pada tahun 2025. Namun, perkembangan di Senat melambat di tengah kekhawatiran terhadap keterkaitan Trump dengan kripto. Menurut Hoskinson, kekhawatiran ini membuat kripto menjadi isu perpecahan.
Ia mengatakan pemerintahan gagal berkonsultasi dengan para pemimpin industri selama periode ini. Akibatnya, momentum regulasi terhambat. Ia menambahkan bahwa kurangnya struktur menghambat pembangunan konsensus.
Kesenjangan Kepemimpinan dan Gesekan Industri
Hoskinson mengkritik koordinasi internal pemerintahan. Ia menggambarkan upaya White House sebagai tidak konsisten dan tidak jelas. Ia menyebut undangan yang diberikan lalu dicabut tanpa penjelasan.
Ia juga menanggapi keikutsertaan ADA dalam cadangan kripto yang diusulkan. Hoskinson mengatakan bahwa baik dirinya maupun timnya tidak menerima pemberitahuan sebelumnya. Ia menyampaikan kekhawatirannya mengenai risiko politik dari keputusan tersebut.
Selain itu, dia mengkritik penasihat kripto David Sacks. Hoskinson menyebutnya tidak memenuhi syarat dan mendorong pengunduran diri jika UU Kejelasan gagal. Sementara itu, Presiden CoinFund Chris Perkins menyampaikan pandangan yang berbeda, mengutip keterlibatan regulator yang lebih kuat.
Perkins mencatat kompleksitas hukum pasca-Chevron memperlambat legislasi. Ia juga menyebut upaya-upaya terbaru di Senat, termasuk Blockchain Regulatory Certainty Act. Gedung Putih tidak merespons permintaan komentar.

