Menurut laporan BlockBeats, pada 15 Januari, HashKey Exchange, platform perdagangan aset digital terbesar* di Hong Kong yang dimiliki oleh HashKey Holdings Limited (3887.HK), perusahaan tercatat di Hong Kong, secara resmi meluncurkan Tether Gold (XAUt). Investor profesional dapat melakukan transaksi melalui antarmuka Marketpace perdagangan besar (over-the-counter). Langkah ini menandai pertama kalinya aset lindung nilai tradisional, yaitu emas, dapat diperdagangkan secara patuh di platform perdagangan yang memiliki lisensi di Hong Kong.
Tether Gold (XAUt) adalah produk token emas yang dikeluarkan oleh Tether, di mana setiap token XAUt mewakili satu troy ounce batang emas yang memenuhi standar penyerahan dari London Bullion Market Association (LBMA). Dengan hanya memiliki XAUt, pengguna dapat memiliki emas dalam bentuk token digital di jaringan blockchain tanpa harus menghadapi ketidaknyamanan dalam penyerahan, penyimpanan, dan perpindahan emas fisik. Investor tidak perlu berganti platform, karena melalui mekanisme HashKey OTC, mereka dapat langsung mengalokasikan aset digital mereka menjadi emas.
Michelle Cheng, Direktur Platform HashKey, mengatakan: "Di lingkungan investasi tradisional, emas biasanya perlu dikonfigurasi melalui akun terpisah atau saluran offline, sehingga sulit untuk segera dialokasikan kembali saat terjadi fluktuasi pasar. Kami berharap dapat mendorong sirkulasi yang lebih efisien dari aset RWA yang diwakili oleh emas di lingkungan digital. Dengan peluncuran XAUt, pengguna kini dapat membeli, menjual, dan menukar emas sebagaimana mengelola aset digital lainnya. Ini adalah implementasi konkret kami dalam sistem regulasi untuk menyelesaikan masalah sulitnya alokasi emas."
* Hingga 15 Januari 2026, HashKey Exchange berada di peringkat ke-17 di CoinGecko, menjadi platform perdagangan aset virtual berlisensi Hong Kong dengan peringkat tertinggi.
