Hanwha Membangun Platform Sekuritas Ter-tokenisasi di Avalanche Seiring Korea Selatan Bersiap Menerapkan Aturan Baru

iconTheCryptoBasic
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Hanwha Investment & Securities telah meluncurkan platform sekuritas ter-tokenisasi yang mendukung Avalanche (AVAX) dan Hyperledger Besu, menjelang aturan mata uang kripto baru di Korea Selatan. Proyek ini, yang dikembangkan bersama FairSquare Lab, selaras dengan strategi blockchain Hanwha Group. Komisi Jasa Keuangan bertujuan untuk memperluas sekuritas ter-tokenisasi di bawah peraturan baru yang mulai berlaku pada Februari 2027. Langkah ini dapat membuka jalan bagi daftar token baru di pasar Korea.

Hanwha Investment & Securities dari Korea Selatan dilaporkan telah mengembangkan platform sekuritas tertokenisasi multi-jaringan yang mendukung Avalanche (AVAX) sambil negara tersebut bersiap mengatur sekuritas keamanan di bawah kerangka pasar modal yang sudah ada.

Perantara bekerja sama dengan perusahaan teknologi blockchain FairSquare Lab dalam pengembangan sistem ini, dengan mulainya pengembangan pada 2025, menurut laporan Minggu dari Seoul Economic Daily. Alih-alih terbatas pada Avalanche, platform ini dirancang untuk beberapa jaringan dan juga mendukung Hyperledger Besu.

Proyek ini datang sebelum perubahan peraturan yang dijadwalkan untuk 4 Februari 2027, ketika amandemen yang mengakui buku besar terdistribusi sebagai register sekuritas yang sah secara hukum dijadwalkan berlaku di Korea Selatan.

Hanwha Memperdalam Paparan Terhadap Tokenisasi

Platform ini menambahkan investasi yang sudah ada di Hanwha Group di berbagai bisnis blockchain dan tokenisasi.

Tiga afiliasi Hanwha telah mengakumulasi saham gabungan sebesar 9,6% di Securitize (SECZ) selama beberapa tahun, menjadikan kelompok ini pemegang saham terbesar perusahaan.

Hanwha Investment & Securities secara terpisah mengungkapkan pada Juli investasi sebesar 30 miliar won Korea ($22,3 juta) di Digital Asset, operator Canton Network.

FSC Merencanakan Ekspansi Bertahap atas Sekuritas Ter-tokenisasi

Dalam konteks itu, Komisi Jasa Keuangan Korea Selatan (FSC) telah merancang peta jalan tiga tahap untuk menerapkan amandemen token sekuritas yang akan datang.

Mulai berlakunya undang-undang baru pada bulan Februari, tokenisasi akan diizinkan untuk dana pasar uang dan obligasi yang ditempatkan secara pribadi, sekuritas investasi fraksional, dan saham yang tidak terdaftar yang disusun melalui struktur trust.

Jika peluncuran awal berhasil, regulator berencana memperluas kerangka kerja ini ke semua sekuritas yang ditawarkan kepada publik. Rencana jangka panjangnya adalah membangun jalur pembayaran onchain yang memungkinkan investor menyelesaikan sekuritas tertokenisasi menggunakan stablecoin.

Penafian: Konten ini bersifat informasional dan tidak boleh dianggap sebagai saran keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin mencakup pendapat pribadi penulis dan tidak mencerminkan pendapat The Crypto Basic. Pembaca didorong untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. The Crypto Basic tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.