Google DeepMind baru saja mengumumkan kemungkinan pengumuman robotik paling ambisius tahun ini. Gemini Robotics 2, yang diluncurkan pada 30 Juli, dirancang sebagai otak AI tunggal yang dapat beroperasi di dalam hampir semua tubuh robot, mulai dari humanoid hingga lengan industri, beradaptasi dengan perangkat keras baru dalam hitungan jam, bukan bulan.
Apa yang sebenarnya dilakukan Gemini Robotics 2
Sistem ini dibangun di sekitar tiga model berbeda, masing-masing menangani lapisan kecerdasan robot yang berbeda. Model vision-language-action (VLA) mengelola kendali seluruh tubuh dan keterampilan motorik halus. Model embodied reasoning (ER) bertindak sebagai otak tingkat tinggi, mengoordinasikan urutan tugas multi-langkah yang dapat berlangsung selama beberapa menit. Dan varian berbasis perangkat berjalan secara lokal, artinya robot tidak perlu menghubungi server cloud setiap kali mengangkat cangkir.
Sistem ini tidak bergantung pada perangkat keras. Satu titik periksa model dapat beroperasi pada berbagai platform robotik yang sangat berbeda. Google telah mendemonstrasikan hal ini pada manusia robot Apollo 2 dari Apptronik dan sistem lengan robotik Franka, menjalankan lapisan kecerdasan yang sama pada bentuk fisik yang sangat berbeda.
Gemini Robotics 2 dapat belajar mengoperasikan embodiment robot baru dengan kurang dari 200 contoh pelatihan, yang dapat dicapai dalam beberapa jam pengumpulan data. Sebagai konteks, sistem AI robotika tradisional sering memerlukan ribuan atau puluhan ribu demonstrasi untuk mencapai kompetensi dasar pada satu platform.
Robot yang berjalan pada sistem ini dapat menangani tugas-tugas canggih termasuk berjalan dengan dua kaki, manipulasi objek, dan kolaborasi multi-robot, di mana beberapa mesin mengoordinasikan tindakan mereka tanpa pengawasan manusia yang berlebihan.
Mengapa hal ini penting di luar laboratorium robotika
Google menyediakan model ER dan VLA melalui Google AI Studio dan program mitra. DeepMind juga telah menetapkan tolok ukur khusus untuk apa yang disebutnya sebagai "perilaku agen", mengukur seberapa aman sistem AI ini beroperasi saat membuat keputusan otonom.
Apa artinya ini bagi para investor
Pendekatan hardware-agnostic Google DeepMind dapat mengubah lanskap persaingan secara signifikan. Jika Gemini Robotics 2 memenuhi janjinya, hal ini berpotensi mengkomoditisasi perangkat keras robot sambil memusatkan nilai pada lapisan kecerdasan. Perusahaan seperti Apptronik yang sudah bermitra dengan DeepMind mungkin mendapat manfaat dari akses pasar yang lebih mudah, tetapi mereka juga menjadi lebih bergantung pada stack AI Google.
Program Optimus Tesla, Figure AI, dan sejumlah startup robotika yang terus bertambah semuanya berlomba menuju tujuan yang serupa. Keunggulan Google terletak pada skalanya: memiliki infrastruktur komputasi, model AI dasar, dan platform distribusi melalui Google AI Studio dan program mitra.
