Google DeepMind Meluncurkan Database AlphaGenome Atlas

iconTechFlow
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Google DeepMind telah merilis AlphaGenome Atlas, sebuah basis data berkekuatan AI yang memetakan 9 miliar variasi DNA dan efek molekuler yang diprediksi. Basis data ini menyimpan lebih dari 1 PB data, 30 kali lebih besar daripada AlphaFold. Para peneliti sekarang dapat menjelajahi dampak genetik secara lebih langsung. Berita AI + crypto terus menonjolkan kemajuan besar di bidang teknologi dan biologi. Data inflasi tetap menjadi perhatian makroekonomi utama bagi investor yang memantau tren lintas sektor.

Google DeepMind meluncurkan AlphaGenome Atlas, sebuah database yang dapat dicari dan didorong oleh kecerdasan buatan untuk memetakan dampak prediksi dari sekitar 9 miliar variasi DNA satu-basa. Database ini berukuran lebih dari 30 kali lebih besar daripada database AlphaFold, dengan volume data sekitar 1 PB, yang bertujuan untuk membantu peneliti menghubungkan variasi genetik dengan mekanisme molekuler yang mungkin terganggu.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.