Kepala Petugas AI Google DeepMind: Risiko AI Menyebabkan Kepunahan Manusia 'Tidak Nol'

iconTechFlow
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Manajemen risiko tetap menjadi prioritas utama, karena Lila Ibrahim, Kepala Petugas Kesiapan AI di Google DeepMind, memperingatkan bahwa risiko AI menyebabkan kepunahan manusia "tidak nol." Ia menyerukan pendekatan yang bertanggung jawab terhadap pengembangan AI, membandingkan potensi bahayanya dengan perang nuklir. Ibrahim mengkritik perkiraan terlalu optimis dari Elon Musk dan Jeff Bezos, berargumen bahwa AI berkembang terlalu cepat untuk prediksi yang andal. Ia menekankan penggunaan AI untuk menangani masalah dunia nyata seperti cuaca ekstrem dan limbah industri. Rasio risiko-terhadap-imbalan harus menjadi panduan dalam penerapan AI, katanya, untuk memastikan manfaat yang lebih luas di luar perusahaan teknologi besar.

Menurut Fortune, Lila Ibrahim, Chief AI Readiness Officer di Google DeepMind, dalam wawancara menyatakan bahwa probabilitas AI menyebabkan kepunahan manusia "bukan nol", dan menekankan bahwa membahas risiko eksistensial AI pada tahap saat ini adalah "tindakan yang bertanggung jawab". Ibrahim sebelumnya pada tahun 2023 bergabung dengan Sam Altman dari OpenAI dan Dario Amodei dari Anthropic dalam menandatangani pernyataan "Center for AI Safety", yang menempatkan risiko kepunahan akibat AI sejajar dengan perang nuklir. Menanggapi prediksi optimis seperti "uang akan kehilangan maknanya pada tahun 2036" oleh Musk dan "ratusan ribu orang akan hidup di luar angkasa pada tahun 2045" oleh Bezos, Ibrahim secara jelas tidak setuju, menyatakan bahwa "kecepatan perkembangan AI terlalu cepat, sehingga tidak ada yang bisa memprediksi bentuk masa depan dengan akurat". Ia menekankan bahwa daripada membayangkan skenario masa depan, lebih baik fokus pada cara menggunakan AI sebagai alat untuk menyelesaikan masalah nyata seperti cuaca ekstrem dan limbah industri, serta memastikan manfaat teknologi tidak hanya mengalir ke beberapa perusahaan teknologi yang mengendalikan AI. Mengenai risiko kepunahan akibat AI, Geoffrey Hinton, yang dikenal sebagai "bapak AI", sebelumnya memperkirakan probabilitas kepunahan manusia dalam tiga puluh tahun adalah 10%–20%, sementara Amodei memperkirakan probabilitas masa depan "sangat buruk" sekitar 25%.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.