Goldman Sachs: Saham AI Korea Selatan terlalu dijual, logika inti tetap utuh

iconKuCoinFlash
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Goldman Sachs mengatakan saham AI Korea Selatan telah terlalu dijual, dengan logika inti tetap utuh. Perusahaan ini mempertahankan posisi overweight, menunjukkan siklus penyimpanan sebagai pendorong utama. Kekuatan komputasi AI mendukung permintaan DRAM, HBM, dan NAND. Investasi nilai di pasar kripto dan tradisional sama-sama diuntungkan oleh ketidakseimbangan pasokan-permintaan jangka panjang. Kekurangan penyimpanan bisa berlangsung hingga 2030, menawarkan potensi kenaikan bagi perusahaan seperti Samsung dan SK Hynix. Kekuatan harga di chip bisa segera meningkatkan keuntungan. Pasar Korea Selatan, dengan eksposur high-beta, mencerminkan tren perangkat keras AI global. Logika serupa berlaku untuk perusahaan penyimpanan dan peralatan AS. Tingkat support dan resistance di sektor yang didorong AI tetap menguntungkan.

Berita ME, 6 Agustus (UTC+8), Goldman Sachs tidak mengubah penilaian terhadap rantai AI Korea meskipun terjadi penurunan tajam baru-baru ini. Pandangan terbarunya menyatakan bahwa penjualan saham terkait AI Korea telah berlebihan, dan bank ini tetap mempertahankan posisi overweight terhadap pasar saham Korea, dengan siklus penyimpanan dianggap sebagai fondasi utama dalam tren ini. Goldman Sachs percaya bahwa penurunan ini lebih mencerminkan pembersihan posisi dan leverage, bukan kerusakan pada logika fundamental. Dasar utama bank ini tetap pada permintaan berkelanjutan dari AI compute terhadap DRAM, HBM, dan NAND. Bank ini berpendapat bahwa kebutuhan akan server AI, pengeluaran modal oleh penyedia cloud, dan permintaan memori berpita lebar sedang menciptakan ketegangan pasokan-permintaan yang lebih jangka panjang, sementara pasar belum sepenuhnya memperhitungkan kemungkinan kelangkaan chip penyimpanan berlanjut hingga 2030. Karena produsen penyimpanan memiliki tingkat operasi leverage yang tinggi, jika harga tetap kuat, elastisitas laba akan segera membesar. Ini juga menjelaskan mengapa Goldman Sachs tetap bullish meskipun pasar Korea mengalami penurunan tajam. Samsung Electronics dan SK Hynix secara gabungan menyumbang sekitar separuh bobot KOSPI, sehingga pasar saham Korea pada dasarnya telah menjadi ekspresi beta tinggi terhadap siklus perangkat keras AI global. Bagi investor AS, logika ini juga akan menyebar ke Micron, SanDisk, Western Digital, serta rantai peralatan semikonduktor. Meskipun volatilitas saham AI baru-baru ini meningkat, selama pengeluaran modal penyedia cloud tidak melambat secara signifikan, memori tetap menjadi bagian paling langsung yang diuntungkan dalam infrastruktur AI. (Sumber: BlockBeats)

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.