Penulis: Rita
SanDisk mengungkapkan di konferensi Communacopia bahwa perjanjian jangka panjang (NBM) telah mencakup 50% dan 67% dari volume pengiriman yang direncanakan untuk FY27 dan FY28. Bahkan dalam skenario pesimistis dengan penurunan harga NAND, harga lantai dari perjanjian ini tetap dapat mendukung margin kotor sekitar 80%. Dalam laporan ringkasan pertemuan yang dirilis Goldman Sachs pada 9 September, mereka mempertahankan rekomendasi beli, dengan harga target 12 bulan sebesar $2.200, yang mengimplikasikan ruang kenaikan 26,6% dari harga saham saat ini sebesar $1.738.
Goldman Sachs percaya bahwa logika inti SanDisk sedang berpindah dari permainan siklus ke peningkatan struktural. Pasar NAND berpindah dari penetapan harga spot jangka pendek ke perjanjian jangka panjang, dengan permintaan pusat data menjadi pendorong utama. Pertumbuhan pasokan terbatas, sementara permintaan terus meluas didorong oleh AI inference. SanDisk memiliki visibilitas laba yang lebih kuat dalam siklus ini berkat platform joint venture dengan Kioxia dan intensitas modal yang rendah.
NBM mengunci margin kotor 80%
Manajemen SanDisk menjelaskan secara rinci elemen keuangan NBM di konferensi tersebut. Ketentuan harga lantai adalah intinya, yang memastikan bahwa margin kotor untuk sebagian besar bisnis perusahaan tetap berada di sekitar 80% dalam skenario ekstrem di mana harga NAND anjlok tajam. Mekanisme perlindungan ini mengubah struktur laba SanDisk, sehingga perusahaan tidak lagi sepenuhnya terpapar pada fluktuasi harga spot.
Dari segi cakupan, 50% dari volume pengiriman yang direncanakan untuk FY27 telah dicakup oleh NBM, meningkat menjadi 67% pada FY28. Goldman Sachs percaya bahwa tingkat cakupan ini berarti visibilitas pendapatan SanDisk untuk dua tahun ke depan meningkat secara signifikan. Keyakinan manajemen terhadap target keuangan jangka panjang didasarkan pada kepastian yang dibawa oleh perjanjian-perjanjian ini.

Pasokan terbatas, kapasitas Tiongkok terkonsumsi sendiri
SanDisk memandang pasokan NAND sebagai ketat. Manajemen percaya bahwa pertumbuhan pasokan NAND dalam jangka waktu yang dapat diprediksi akan tetap lesu, sementara adopsi AI inference terus mendorong peningkatan permintaan. Pola pasokan dan permintaan ini memberikan dukungan terhadap harga.
Menanggapi ekspansi kapasitas pesaing Tiongkok, SanDisk percaya bahwa pasokan tambahan tersebut sebagian besar diserap oleh pasar lokal, dengan dampak terbatas terhadap pasar global. Goldman Sachs juga menyebut dalam laporannya bahwa iterasi peta jalan YMTC merupakan risiko potensial, tetapi saat ini dinilai dampaknya terkendali.
HBF membuka ruang jangka panjang
Manajemen SanDisk optimis terhadap prospek jangka panjang HBF dan KV Cache. HBF dianggap sebagai solusi potensial untuk masalah "dinding memori" AI, dengan kepadatan yang lebih tinggi mampu memenuhi kebutuhan ganda AI komputasi akan bandwidth dan kapasitas memori. KV Cache sangat penting bagi inferensi AI, dan manajemen sebelumnya telah menggambarkannya sebagai komponen kunci dari TAM memori pusat data AI.
Goldman Sachs mengutip perhitungan manajemen, pada tahun 2032, KV Cache akan menyumbang sekitar 35% dari TAM memori pusat data AI sebesar 1,2 ZB. Angka ini berarti SanDisk memiliki ruang pertumbuhan jangka panjang yang jauh lebih besar di bidang penyimpanan AI dibandingkan dengan NAND tradisional.
Kekuatan modal rendah mendukung pertumbuhan bit
Perjanjian joint venture antara SanDisk dan Kioxia telah diperpanjang hingga 2034. Manajemen menekankan bahwa struktur ini, yang menggabungkan kepemilikan IP dan investasi R&D, memungkinkan joint venture memiliki kapasitas produksi yang efisien, sehingga pertumbuhan bit tidak sebanding dengan pengeluaran modal. Intensitas modal SanDisk sekitar 5%, jauh di bawah rata-rata industri.
Manajemen juga menyatakan bahwa melalui platform BiCS, perusahaan telah melihat jalur teknologi untuk beberapa tahun ke depan, yang memungkinkan pertumbuhan bit lebih lanjut dengan intensitas modal yang sama rendahnya. Goldman Sachs percaya bahwa keunggulan biaya ini merupakan faktor diferensiasi utama yang membedakan SanDisk dari pesaingnya.
Buybacks drive capital returns
SanDisk menegaskan bahwa pembelian kembali saham adalah cara utama untuk mengembalikan modal berlebih kepada pemegang saham. Perusahaan telah melaksanakan pembelian kembali senilai sekitar $4,5 miliar. Manajemen terbuka terhadap kemungkinan memperkenalkan dividen di masa depan, tetapi pada tahap saat ini, pembelian kembali tetap menjadi alat utama.
Harga target Goldman Sachs sebesar $2.200 didasarkan pada rasio PER 20 kali laba per saham normalisasi sebesar $110. Harga saham saat ini sebesar $1.738, yang menyiratkan ruang kenaikan 26,6%. Goldman Sachs percaya bahwa stabilitas laba yang dibawa oleh NBM, struktur industri dengan pasokan terbatas, serta intensitas modal rendah, secara bersama-sama mendukung valuasi ini.
Risiko penurunan meliputi: gagalnya perubahan struktural jangka panjang dalam penetapan harga NAND; YMTC terus mengembangkan peta jalan teknologinya; SanDisk gagal memperoleh pangsa pasar eSSD.

Disclaimer
Artikel ini merupakan rangkuman dan interpretasi dari laporan riset broker pihak ketiga (Goldman Sachs, 9 September 2026), dikombinasikan dengan informasi pasar publik. Peringkat, harga target, proyeksi keuntungan, dan penilaian terkait yang dikutip dalam artikel ini merupakan pandangan analis broker tersebut, yang hanya mewakili posisi institusi mereka, bukan pandangan潮向研究, dan tidak merupakan saran investasi apa pun.
Pasaran memiliki risiko, keputusan harus diambil secara independen. Artikel ini tidak boleh dijadikan dasar untuk membeli atau menjual sekuritas apa pun.
