Likuiditas Global Mencapai Rekor Tertinggi 4 Tahun, Tapi Bitcoin Gagal Bereaksi

iconCoinomedia
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Likuiditas global telah mencapai rekor tertinggi empat tahun, tetapi Bitcoin menunjukkan sedikit reaksi. Meskipi tingkat likuiditas yang meningkat yang biasanya mendukung aset berisiko, BTC tetap berada dalam kisaran tertentu. Pedagang kini beralih fokus ke altcoin untuk mengamati karena pasar mencari momentum baru.
Likuiditas Global Mencapai Rekor Tertinggi 4 Tahun — Tapi Bitcoin Tertinggal
  • Liquidity global berada di tingkat tertingginya sejak 2020.
  • Bitcoin tidak merespons seperti yang diharapkan terhadap lonjakan likuiditas.
  • Ketidaksesuaian pasar membangkitkan pertanyaan di kalangan investor.

Likuiditas Meningkat, Tapi Bitcoin Tetap Stabil

Liquditas global — aliran total modal di seluruh sistem keuangan global — telah melonjak ke tingkatnya yang tingkat tertinggi dalam empat tahun, menurut data makroekonomi terbaru. Metrik ini sering berfungsi sebagai bahan bakar untuk aset berisiko, termasuk kripto. Tapi anehnya, Bitcoin belum bereaksi cara yang diharapkan banyak orang.

Meskipun pasar penuh likuiditas, BTC tetap lesu, berfluktuasi jauh di bawah rekor tertingginya baru-baru ini. Untuk investor kripto, pertanyaan besar adalah: Mengapa Bitcoin tidak bergerak ketika kondisi terlihat sangat bullish?

Mengapa Likuiditas Penting dalam Kripto

Likuiditas berperan sebagai penggerak kritis untuk momentum pasar. Ketika bank sentral melonggarkan kondisi keuangan atau aliran modal meningkat secara global, aset berisiko cenderung naik. Untuk Bitcoin, yang sering dibandingkan dengan aset ber-beta tinggi atau bahkan "sponge makro," likuiditas yang lebih besar seharusnya berdampak pada harga yang lebih tinggi.

Secara historis, Bitcoin berkinerja baik selama periode kenaikan likuiditas — seperti pada tahun 2020 dan awal 2021. Namun, ketidaksesuaian saat ini menunjukkan adanya kekuatan pasar lain yang sedang bermain, seperti kehati-hatian investor, keterlambatan aliran dana ETF, atau sinyal makro yang tidak pasti seperti kebijakan suku bunga.

Liquidity global terus meningkat.

Ini adalah puncak terbesar dalam sekitar 4 tahun terakhir.

Apakah ada yang bisa memberi tahu ini kepada Bitcoin? pic.twitter.com/z4yMsQamq1

— Crypto Rover (@cryptorover) 13 Januari 2026

Apakah Bitcoin Hanya Tertinggal?

Beberapa analis berargumen bahwa Bitcoin mungkin hanya tertinggal dari gelombang likuiditas, dan breakout bisa saja segera terjadi. Yang lain menunjuk pada dominasi yang semakin meningkat dari AI dan saham teknologi yang menyerap minat investor, sementara kripto tetap berada di luar permainan.

Kemungkinan lain adalah bahwa peserta pasar sedang menunggu katalis yang lebih kuat, seperti halving Bitcoin berikutnya, sinyal yang lebih jelas dari Fed, atau aliran dana ETF yang berkelanjutan, sebelum membuat pergerakan besar.

Apa pun alasan yang mendasarinya, perbedaan antara kenaikan likuiditas global dan pergerakan harga Bitcoin menimbulkan kengerikan — dan harapan.

Baca Juga:

Postingan Likuiditas Global Mencapai Rekor Tertinggi 4 Tahun — Tapi Bitcoin Tertinggal muncul pertama kali pada CoinoMedia.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.