
- Liquidity global berada di tingkat tertingginya sejak 2020.
- Bitcoin tidak merespons seperti yang diharapkan terhadap lonjakan likuiditas.
- Ketidaksesuaian pasar membangkitkan pertanyaan di kalangan investor.
Likuiditas Meningkat, Tapi Bitcoin Tetap Stabil
Liquditas global — aliran total modal di seluruh sistem keuangan global — telah melonjak ke tingkatnya yang tingkat tertinggi dalam empat tahun, menurut data makroekonomi terbaru. Metrik ini sering berfungsi sebagai bahan bakar untuk aset berisiko, termasuk kripto. Tapi anehnya, Bitcoin belum bereaksi cara yang diharapkan banyak orang.
Meskipun pasar penuh likuiditas, BTC tetap lesu, berfluktuasi jauh di bawah rekor tertingginya baru-baru ini. Untuk investor kripto, pertanyaan besar adalah: Mengapa Bitcoin tidak bergerak ketika kondisi terlihat sangat bullish?
Mengapa Likuiditas Penting dalam Kripto
Likuiditas berperan sebagai penggerak kritis untuk momentum pasar. Ketika bank sentral melonggarkan kondisi keuangan atau aliran modal meningkat secara global, aset berisiko cenderung naik. Untuk Bitcoin, yang sering dibandingkan dengan aset ber-beta tinggi atau bahkan "sponge makro," likuiditas yang lebih besar seharusnya berdampak pada harga yang lebih tinggi.
Secara historis, Bitcoin berkinerja baik selama periode kenaikan likuiditas — seperti pada tahun 2020 dan awal 2021. Namun, ketidaksesuaian saat ini menunjukkan adanya kekuatan pasar lain yang sedang bermain, seperti kehati-hatian investor, keterlambatan aliran dana ETF, atau sinyal makro yang tidak pasti seperti kebijakan suku bunga.
Apakah Bitcoin Hanya Tertinggal?
Beberapa analis berargumen bahwa Bitcoin mungkin hanya tertinggal dari gelombang likuiditas, dan breakout bisa saja segera terjadi. Yang lain menunjuk pada dominasi yang semakin meningkat dari AI dan saham teknologi yang menyerap minat investor, sementara kripto tetap berada di luar permainan.
Kemungkinan lain adalah bahwa peserta pasar sedang menunggu katalis yang lebih kuat, seperti halving Bitcoin berikutnya, sinyal yang lebih jelas dari Fed, atau aliran dana ETF yang berkelanjutan, sebelum membuat pergerakan besar.
Apa pun alasan yang mendasarinya, perbedaan antara kenaikan likuiditas global dan pergerakan harga Bitcoin menimbulkan kengerikan — dan harapan.
Baca Juga:
- Likuiditas Global Mencapai Rekor Tertinggi 4 Tahun — Tapi Bitcoin Tertinggal
- Prediksi Harga XRP: SEC Menunda Keputusan atas ETF PENGU dan T. Rowe Saat DeepSnitch AI Bersiap Meluncurkan Produk Besar pada Januari
- Shiba Inu & Ethereum Tergelincir, Sementara Zero Knowledge Proof (ZKP) Menargetkan Pengembalian 3000x
- Thailand Menargetkan Stablecoin yang Berhubungan dengan Asing dalam Penindakan
- Berita Pasar Kripto Hari Ini: Regulasi sebagai Latar Belakang, DeepSnitch AI sebagai Transaksi Saat Momentum 120%+ Memicu FOMO di Menit-Menit Terakhir
Postingan Likuiditas Global Mencapai Rekor Tertinggi 4 Tahun — Tapi Bitcoin Tertinggal muncul pertama kali pada CoinoMedia.

