Gemini Memotong 30% Tenaga Kerja Amid Kerugian Lebih dari $500 Juta pada 2025

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Gemini, pemain utama dalam berita mata uang kripto, mengumumkan pengurangan staf 30% sejak Januari 2026, meninggalkan sekitar 445 karyawan per 1 Maret. Bursa tersebut melaporkan kerugian tahun 2025 yang melebihi $500 juta dan kini sedang menerapkan alat AI untuk meningkatkan efisiensi. Perusahaan tidak merilis panduan keuangan 2026 bersama hasil Q4. Langkah ini mencerminkan tantangan berkelanjutan dalam menyesuaikan diri dengan peraturan dan permintaan pasar mata uang kripto yang terus berkembang.

Odaily Planet Daily melaporkan bahwa platform perdagangan kripto Gemini (Gemini Space Station Inc.) menyatakan bahwa setelah pemutusan hubungan kerja kali ini, jumlah karyawan mereka telah berkurang sekitar 30% sejak awal tahun, dan sedang mengintegrasikan alat AI untuk meningkatkan efisiensi produksi. Gemini mengalami kerugian lebih dari $500 juta tahun lalu.

Pada 1 Maret, perusahaan yang didirikan oleh kembar miliarder Tyler Winklevoss dan Cameron Winklevoss memiliki sekitar 445 karyawan. Gemini, yang berbasis di New York, tidak memberikan prospek operasional untuk tahun 2026 saat mengumumkan kinerja kuartal keempat. (Bloomberg)

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.