Perusahaan minyak milik negara Rusia, Gazprom, meminta 17 anak perusahaannya untuk membuka rekening rubel digital di Bank Sentral Rusia guna mematuhi peraturan yang berlaku mulai 1 September. Menurut peraturan tersebut, entitas hukum wajib menerima rubel digital sebagai metode pembayaran. Rubel digital Rusia telah diuji coba sejak Agustus 2023, dan hingga akhir 2025, lebih dari 130 rekening hukum telah berpartisipasi dalam pengujian. Mulai 1 September, bank dan perusahaan besar Rusia harus menyediakan kemampuan transaksi rubel digital bagi pelanggan mereka. (bits.media)
Gazprom Memerintahkan 17 Anak Perusahaan untuk Membuka Akun Rubel Digital
AiCoinBagikan






Gazprom telah memerintahkan 17 anak perusahaan untuk membuka akun rubel digital di Bank Sentral Rusia menjelang aturan regulasi aset digital baru. Mandat ini, berlaku mulai 1 September, mengharuskan entitas hukum menerima mata uang digital tersebut. Langkah-langkah CFT juga merupakan bagian dari kerangka ini, memperkuat transparansi transaksi. Lebih dari 130 akun entitas hukum telah bergabung dalam pilot rubel digital sejak Agustus 2023. Bank-bank besar Rusia kini harus mengaktifkan pembayaran rubel digital bagi klien mereka.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.