Galaxy Research Menggunakan Model AI Tiongkok untuk Melacak Dana Serangan terhadap Dompet Coldcard

iconTechFlow
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Galaxy Research melaporkan serangan berkelanjutan terhadap alamat dompet Coldcard, dengan alamat yang terdampak ditambahkan ke pelacak. Peneliti utama Alex Thorn mendesak pengguna untuk memindahkan dana dari alamat single-signature Coldcard yang dibuat setelah pembaruan firmware Maret 2021. Pembaruan BTC mengungkap bahwa alamat-alamat ini berisiko dikosongkan. Para penyerang kini menggunakan pemisahan rantai, layanan lintas rantai, dan perjudian luar negeri untuk mencuci aset. Karena keterbatasan alat AI AS dalam melacak aktivitas on-chain, tim menggunakan model AI open-source Tiongkok untuk berita kripto dan pelacakan aset.

Kepala Riset Galaxy Research, Alex Thorn, menyatakan bahwa serangan terhadap alamat yang dihasilkan oleh dompet Coldcard masih berlangsung, dan saat ini terus mengumpulkan informasi korban serta menambahkan alamat korban dan penyerang baru ke database penyelidikan. Jika pengguna masih menggunakan alamat Coldcard single-sig yang terdampak, segera pindahkan dana mereka; berdasarkan temuan penyelidikan saat ini, semua alamat Coldcard single-sig yang dihasilkan setelah pembaruan firmware Maret 2021 pada akhirnya akan dikosongkan oleh penyerang, hanya masalah waktu. Menurut analisis Galaxy Research, tiga gelombang serangan yang telah dikonfirmasi menunjukkan ciri-ciri yang sangat terprogram, dengan pola transaksi serangan yang serupa, dan sejumlah besar bitcoin yang dicuri masih tetap berada di alamat penyerang tanpa dipindahkan. Namun, pada saat yang sama, beberapa penyerang oportunis baru mulai muncul, memindahkan dan mencuci dana melalui pemisahan rantai dana, layanan lintas rantai (seperti ThorChain), serta platform judi luar negeri. Selain itu, Alex Thorn juga menyebutkan keterbatasan alat AI dalam penyelidikan keamanan; beberapa model bahasa besar di Amerika Serikat membatasi kemampuan peneliti untuk melacak dana yang dicuri, sehingga tim bahkan terpaksa beralih ke model AI open-source Tiongkok untuk membantu melindungi aset pengguna dan melakukan pelacakan di blockchain. Ia menganggap fenomena ini "tidak masuk akal" dan berencana mendorong diskusi terkait masalah ini di tingkat pemerintah dan industri. Alex Thorn terakhir menyatakan bahwa sejumlah besar dana yang dicuri

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.