Menurut laporan BlockBeats, pada 14 Januari, berdasarkan pemantauan BlockSec Phalcon, kontrak FutureSwap di jaringan Arbitrum kembali menjadi korban serangan, dengan kerugian diperkirakan mencapai 74.000 dolar AS. Serangan kali ini memanfaatkan celah keamanan reentrancy, di mana penyerang melakukan dua langkah: pertama, tiga hari sebelumnya, mereka memanfaatkan celah reentrancy saat menyediakan likuiditas untuk mencetak token LP (Liquidity Provider) secara berlebihan; kemudian, setelah menunggu selama tiga hari, mereka membakar token LP ilegal tersebut untuk menukar aset jaminan dasar, mencuri dana dari protokol, dan menghasilkan keuntungan.
FutureSwap di Arbitrum Chain Mengalami Serangan Reentrancy, Rugi $74.000
KuCoinFlashBagikan






Data rantai menunjukkan bahwa FutureSwap di jaringan Arbitrum mengalami serangan reentrancy pada 14 Januari 2026, dengan kerugian diperkirakan mencapai 74.000 dolar AS. Analisis rantai menunjukkan bahwa penyerang memanfaatkan kerentanan untuk mencetak token LP berlebihan tiga hari sebelumnya, lalu membakar token tersebut setelah periode cooldown untuk menarik dana dari protokol.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.