Fujifilm Mempertimbangkan Spinoff Setelah Penurunan Saham 18% Rekor Akibat Kegagalan Pendapatan

iconBeInCrypto
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Saham Fujifilm Holdings turun 18% pada hari Jumat setelah laba Q1 meleset dari perkiraan, memicu analisis on-chain yang diperbarui terhadap saham tersebut. Perusahaan melaporkan pendapatan operasional sebesar 51,2 miliar yen, di bawah perkiraan rata-rata 77,1 miliar yen. Jefferies Japan menyebut kenaikan biaya bahan dan biaya satu kali sebagai faktor utama. Untuk menstabilkan kepercayaan investor, Fujifilm sedang mempertimbangkan untuk memisahkan unit Fujifilm Business Innovation, yang menghasilkan sekitar 35% penjualan. Di bawah rencana ini, perusahaan akan mempertahankan kurang dari 20% dan mendistribusikan sisanya kepada pemegang saham sebagai dividen natura sebagai bagian dari strategi VISION2030. Data on-chain menunjukkan peningkatan aktivitas perdagangan jangka pendek seiring reaksi investor terhadap hasil yang meleset.

Saham Fujifilm Holdings anjlok dengan margin rekor pada hari Jumat, setelah laba kuartal pertama jauh di bawah perkiraan analis.

Saham turun hingga 18%, penurunan terbesar yang pernah dicatat perusahaan. Fujifilm kini mempertimbangkan pemisahan sebagian unit yang menghasilkan lebih dari sepertiga penjualannya.

Mengapa Laba Fujifilm Tidak Mencapai Target

Fujifilm melaporkan laba operasi sebesar 51,2 miliar yen ($323 juta) untuk kuartal yang berakhir pada Juni. Angka tersebut jauh di bawah perkiraan rata-rata analis sebesar 77,1 miliar yen, menurut Bloomberg.

Disponsori
Disponsori

Biaya bahan baku yang lebih tinggi dan biaya satu kali membebani hasil. Laba inti juga melemah di segmen kesehatan dan inovasi bisnis, tulis analis Jefferies Japan dalam sebuah catatan.

Penurunan saham Fujifilm yang memecahkan rekor.
Penurunan saham Fujifilm yang memecahkan rekor. Sumber Gambar: Trading View

Analis Jefferies, termasuk Masahiro Nakanomyo, mengatakan kepada Bloomberg bahwa angka-angka tersebut menunjukkan jalan yang lebih panjang menuju profitabilitas.

Hasil kuartal pertama menunjukkan pelemahan lebih lanjut dalam profitabilitas bisnis pengembangan dan produksi Fujifilm, sehingga "sulit membayangkan pemulihan tajam" menjelang tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2028.

Spinoff Fujifilm Sedang Dipertimbangkan

Fujifilm mengonfirmasi sedang meninjau pemisahan sebagian dari Fujifilm Business Innovation, unit yang sebelumnya dikenal sebagai Fuji Xerox. Segmen ini menghasilkan sekitar 35% dari penjualan konsolidasi. Perusahaan mengumumkan langkah ini bersamaan dengan pengumuman laporan keuangan.

Dalam rencana tersebut, Fujifilm akan mempertahankan saham sedikit di bawah 20%. Perusahaan akan mendistribusikan sisanya kepada pemegang saham sebagai dividen natura, dan unit tersebut kemudian akan terdaftar di Bursa Efek Tokyo.

Fujifilm sedang mempelajari eksekusi dalam waktu dua hingga tiga tahun, tergantung pada persetujuan pemegang saham dan aturan pemisahan yang memenuhi syarat pajak Jepang. Jika pemisahan berlanjut, Fujifilm berencana untuk tetap menggunakan nama merek Fujifilm pada unit tersebut.

Rencana tersebut terdapat dalam strategi Fujifilm VISION2030, yang memprioritaskan profitabilitas dan efisiensi modal daripada pertumbuhan penjualan mentah. Fujifilm tidak sendirian menghadapi tekanan selama musim laporan ini. Saham Kioxia juga anjlok setelah gagal memenuhi panduan bulan lalu, meskipun beberapa analis tetap optimis terhadap pemulihannya.

Pertanyaan tetap terbuka saat perdagangan saham Jepang melewati musim laporan keuangan yang volatil. Apakah investor akan mendukung restrukturisasi juga tetap tidak pasti.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.