Pesan BlockBeats, 30 Mei, surat kabar Prancis Le Monde mengungkapkan bahwa penyelidikan terhadap kasus penculikan terkait cryptocurrency yang terjadi pada 2023 mendapat kemajuan baru. Otoritas penegak hukum Prancis, saat menelusuri aliran uang tebusan cryptocurrency senilai 1,7 juta euro, menemukan jaringan pencucian uang lintas negara yang melibatkan beberapa negara dan dompet cryptocurrency.
Dalam kasus ini, korban penculikan adalah ayah dari influencer crypto gambling terkenal "TeufeurS". Para penculik mengancam keluarga korban melalui pesan teks dan menuntut tebusan dibayar dalam cryptocurrency. Akhirnya, TeufeurS mentransfer total 1,7 juta euro ke dompet yang ditentukan penculik dalam dua kali transaksi, setelah itu ayahnya dibebaskan.
Survei menunjukkan bahwa sebagian uang tebusan mengalir ke akun dompet yang dikendalikan oleh warga negara asing setelah melalui beberapa tahap transfer. Salah satu transaksi senilai 131.000 dolar AS berhasil dilacak oleh Gendarmerie Prancis, dan petunjuk tersebut akhirnya mengarah ke dompet kripto yang dikendalikan oleh individu berkewarganegaraan Venezuela. Kasus ini lebih lanjut mengungkap rantai kompleks yang digunakan oleh organisasi kriminal untuk pencucian uang melalui transfer aset kripto lintas batas, dompet anonim, dan platform luar negeri.
Laporan tersebut menyatakan bahwa kasus ini dianggap sebagai salah satu kasus penculikan dan pemerasan penting dalam industri kripto Eropa, dan juga bisa menjadi contoh awal dari berbagai kasus penculikan terhadap pelaku kripto di Prancis dan Eropa pada tahun 2025.
