Bank Prancis: Pasar Emas Bull Memasuki Fase Baru dengan Dana Fisik, Futures, dan Opsional Secara Bersamaan Menambah Posisi

icon MarsBit
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Societe Generale mengatakan pasar emas bull memasuki fase baru dengan permintaan yang terkoordinasi di pasar futures, emas fisik, dan pasar opsi. ETF emas mencatat aliran bersih sebesar 201 ton pada Agustus, tertinggi ketiga sepanjang sejarah. Pasar futures menunjukkan posisi panjang bersih mendekati rekor tertinggi, sementara pasar opsi melihat peningkatan pembelian call. Pembelian oleh bank sentral dan risiko geopolitik mendukung harga. Bank tetap optimis terhadap emas di tengah inflasi, tarif, dan defisit fiskal.

Mars Finance melaporkan, pada 9 September, Société Générale menyatakan bahwa bull market emas tahun 2026 sedang berpindah dari fase sebelumnya yang didorong oleh momentum spekulatif menuju tahap baru di mana permintaan fisik, berjangka, dan opsi saling bersinergi, dengan tanda-tanda berbagai jenis dana secara bersamaan membangun posisi di pasar emas. Data Société Générale menunjukkan bahwa aliran bersih ETF emas pada Agustus mencapai 201 ton, mencatatkan rekor bulanan ketiga terbesar dalam sejarah, hanya kalah dari Februari 2009 dan Maret 2020. Sementara itu, eksposur nominal neto panjang berjangka emas dari lembaga manajemen aset naik ke level tertinggi kedua dalam sejarah, hanya di bawah tingkat saat harga emas menembus $5.400 per ons pada Januari tahun ini. Pasar opsi juga mengeluarkan sinyal bullish. Para investor secara bersamaan menggunakan opsi jual untuk mengelola risiko jangka pendek, sambil terus membangun eksposur opsi beli jangka lebih panjang, menunjukkan bahwa meskipun pasar tetap memperhatikan volatilitas jangka pendek, pandangan jangka menengah dan panjang terhadap emas tetap optimis. Société Générale percaya bahwa pembelian emas berkelanjutan oleh bank sentral, de-dollarisasi, risiko geopolitik, serta kekhawatiran atas utang kedaulatan sedang menaikkan dasar harga emas dan melemahkan pengaruh tradisional suku bunga riil tinggi terhadap emas. Seiring penurunan volatilitas emas, daya tarik emas bagi manajer aset jangka panjang juga meningkat. Mengenai kebijakan Federal Reserve, Société Générale berpendapat bahwa ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga lebih lanjut telah sebagian besar tercermin dalam harga, sehingga risiko penurunan emas secara bertahap menyempit. Bank ini tetap mempertahankan posisi "bullish strategis" terhadap emas dan percaya bahwa tekanan inflasi berkelanjutan, tarif AS, investasi AI dan infrastruktur, serta defisit fiskal tinggi masih berpotensi memberikan dukungan bagi harga emas.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.