Franklin Templeton dan MoonPay Bermitra untuk Memperluas Akses Dana Pasar Uang yang Ditokenisasi

iconCoinEdition
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Franklin Templeton dan MoonPay telah berkolaborasi untuk mendorong adopsi institusional dana pasar uang yang ditokenisasi. Klien institusional yang memenuhi syarat kini dapat mengonversi stablecoin menjadi paparan dana yang ditokenisasi melalui Platform Benji Technology Franklin Templeton dan jaringan MoonPay Trade. Langkah ini mendukung berita pasar mengenai meningkatnya solusi likuiditas berbasis blockchain. Franklin Templeton, yang aktif dalam produk berbasis blockchain sejak 2018, baru-baru ini meluncurkan dana yang ditokenisasi UCITS di Luksemburg dan versi ritel di Singapura.
  • Franklin Templeton dan MoonPay bermitra untuk memperluas keuangan ter-tokenisasi institusional.
  • Klien yang memenuhi syarat dapat mengonversi stablecoin menjadi paparan dana tertokenisasi di rantai.
  • Integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dan penggunaan institusional dari aset tertokenisasi.

Franklin Templeton dan MoonPay telah mengumumkan kemitraan strategis untuk membuat produk keuangan yang ditokenisasi lebih mudah diakses di seluruh ekosistem keuangan berbasis rantai.

Integrasi awal menghubungkan Platform Teknologi Benji dari Franklin Templeton dengan jaringan perdagangan institusional MoonPay Trade. Ini memungkinkan klien institusional yang memenuhi syarat untuk menggunakan stablecoin yang didukung dalam berinvestasi pada dana pasar uang tertokenisasi Franklin Templeton melalui proses sepenuhnya berbasis rantai.

Langkah ini juga merupakan salah satu ekspansi utama pertama MoonPay di luar kripto, mata uang fiat, dan stablecoin. Ini membawa dana pasar uang yang ditokenisasi ke dalam infrastruktur institusional perusahaan.

Liquidity dan Manajemen Kas

Menurut perusahaan, integrasi ini akan membuat produk dana pasar uang ter-tokenisasi Franklin Templeton lebih mudah digunakan dalam alur kerja aset digital institusional.

Untuk pemegang yang sudah ada, kemitraan ini menyediakan cara lain untuk mengonversi kepemilikan dana tertokenisasi kembali menjadi likuiditas stablecoin. Fleksibilitas ini mendukung manajemen kas, operasi likuiditas, penyesuaian portofolio, dan kegiatan terkait jaminan.

Sandy Kaul, Kepala Inovasi dan Aset Digital Franklin Templeton, mengatakan dana pasar uang yang ditokenisasi menjadi lebih berguna ketika mereka dapat bergerak dengan kecepatan dan kemampuan pemrograman dari seluruh ekosistem aset digital.

Dia mengatakan kemitraan ini menciptakan jalur terpercaya lainnya bagi institusi untuk berpindah antara stablecoin dan paparan dana yang ditokenisasi.

MoonPay Memperluas Keuangan Ter-tokenisasi

CEO MoonPay Institutional, Caroline Pham, mengatakan dana pasar uang yang ditokenisasi dapat meningkatkan likuiditas dan efisiensi modal. Namun, ia mencatat bahwa adopsi institusional yang lebih luas bergantung pada akses terhadap infrastruktur keuangan on-chain yang andal.

Pham mengatakan bahwa kemitraan ini menunjukkan bagaimana inovasi dapat membantu membawa lebih banyak institusi ke pasar aset digital.

Perusahaan-perusahaan tersebut menambahkan bahwa kolaborasi ini dapat menjadi dasar untuk hubungan strategis yang lebih luas yang berfokus pada perluasan akses ke pasar keuangan berbasis rantai.

Strategi Tokenisasi yang Terus Berkembang dari Franklin Templeton

Franklin Templeton telah mengembangkan produk investasi berbasis blockchain sejak 2018 melalui inisiatif aset digital dan blockchain-nya.

Platform Teknologi Benji berfungsi sebagai infrastruktur pencatatan dan agen transfer yang didukung blockchain untuk produk investasi yang ditokenisasi. Melalui platform ini, Franklin Templeton meluncurkan reksa dana pertama yang terdaftar di AS yang menggunakan teknologi blockchain untuk pemrosesan transaksi.

Manajer aset terus memperluas upaya tokenisasi dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, ia meluncurkan apa yang digambarkannya sebagai dana UCITS pertama yang sepenuhnya ditokenisasi di Luksemburg. Pada 2025, ia melanjutkan dengan dana yang ditokenisasi untuk ritel di Singapura.

Awal tahun ini, Franklin Templeton juga mengumumkan rencana untuk menggunakan token BENJI sebagai bentuk pembayaran dalam akuisisi yang diusulkan terhadap 250 Digital. Langkah ini menyoroti upaya luas perusahaan untuk membawa transaksi keuangan tradisional ke jaringan blockchain.

Franklin Templeton melaporkan aset senilai $1,74 triliun yang dikelola hingga 30 April 2026. MoonPay melayani lebih dari 30 juta pelanggan di 180 negara dan mendukung lebih dari 500 klien perusahaan melalui infrastruktur aset digitalnya.

Terkait: Franklin Templeton Meluncurkan ETF Ter-tokenisasi 24/7 Bersama Ondo

Penafian: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun yang terkait dengan perusahaan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.