Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menghadapi tingkat ketidaksetujuan yang signifikan dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) terbaru, dengan lebih banyak suara tidak setuju daripada pejabat Fed lainnya sejak 1970. Perkembangan ini terjadi ketika bank sentral memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada kisaran 3,50%–3,75% dalam pertemuan terbarunya, yang menyaksikan empat anggota tidak setuju—jumlah suara tidak setuju tertinggi dalam satu pertemuan sejak Oktober 1992. Tiga pejabat menentang bahasa pernyataan yang menyiratkan pemotongan suku bunga di masa depan, sementara satu anggota mendukung pemotongan suku bunga segera sebesar 25 basis poin.
Peningkatan tajam dalam ketidaksepakatan menunjukkan potensi ketidakstabilan dalam arah kebijakan, yang memengaruhi ekspektasi pasar terhadap langkah kebijakan moneter mendatang. Harga pasar saat ini mencerminkan penurunan kemungkinan kenaikan suku bunga pada Oktober 2026, dengan probabilitas kenaikan 25 basis poin kini berada di 22,5%, turun dari 24% sehari sebelumnya. Kemungkinan tidak ada perubahan suku bunga meningkat menjadi 63,5%, menunjukkan bahwa peserta pasar saat ini memandang skenario suku bunga stabil sebagai yang lebih mungkin terjadi.
Sentimen pasar tampaknya dipengaruhi oleh konteks historis ketidaksepakatan di dalam Fed. Secara historis, ketidaksepakatan lebih umum terjadi pada dekade 1960-an dan 1970-an, tetapi menjadi lebih jarang dalam beberapa dekade terakhir. Kembalinya ketidaksepakatan ini di dalam FOMC di bawah kepemimpinan Warsh patut diperhatikan dan dapat menunjukkan perubahan pendekatan Fed dalam mengelola kondisi ekonomi.
Poin Utama
- Pasar menunjukkan bahwa peningkatan ketidaksepakatan di bawah Ketua Warsh konsisten dengan potensi ketidakstabilan dalam arah kebijakan Fed.
- Harga saat ini menunjukkan penurunan probabilitas kenaikan suku bunga pada Oktober 2026, kini berada di 22,5% untuk kenaikan 25 basis poin.
- Konteks historis menunjukkan bahwa tingkat ketidaksetujuan saat ini menyerupai pola dari tahun 1960-an dan 1970-an, era dengan ketidaksepakatan kebijakan yang lebih sering terjadi.
Apa yang Harus Diperhatikan
Pengamat harus memantau indikator ekonomi mendatang seperti tingkat inflasi dan data ketenagakerjaan, yang dapat memengaruhi pengambilan keputusan FOMC pada bulan Oktober. Pertemuan FOMC berikutnya dan pernyataan apa pun dari pejabat Federal Reserve akan sangat penting dalam menilai apakah tren dissensi saat ini berlanjut atau apakah konsensus dapat dibangun kembali. Perubahan dalam dinamika ini dapat mengubah ekspektasi pasar dan tingkat keyakinan terhadap kemungkinan skenario suku bunga yang berbeda.
Dapatkan analisis pasar prediksi langsung, didukung oleh Vera. Daftar untuk Vera.
