Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menyisihkan seluruh bagian pidatonya di pertemuan tahunan Jackson Hole untuk kecerdasan buatan. Ia tidak memberikan sinyal suku bunga di bagian ini, tetapi menekankan dampak AI terhadap pertumbuhan ekonomi, investasi perusahaan, dan penilaian kebijakan moneter.
Pertumbuhan pengeluaran modal menunjukkan pembangunan AI
Warsh mengatakan bahwa penilaian "stagnasi jangka panjang" yang lama berlaku setelah krisis keuangan sedang kehilangan daya relevansinya. Menurutnya, pengeluaran modal perusahaan selama empat kuartal terakhir tumbuh sekitar 9% secara tahunan, tingkat tercepat sejak 2021, dengan lebih dari setengahnya terkait dengan infrastruktur dasar AI. Daripada fokus pada skala pengeluaran itu sendiri, ia lebih memperhatikan apakah pertumbuhan tersebut masih terus mempercepat.
Laboratorium utama memiliki penjualan tahunan melebihi seratus miliar dolar AS
Warsh menyatakan bahwa kemajuan AI berlangsung lebih cepat daripada yang diperkirakan oleh pendukung paling optimis beberapa tahun lalu. Ia percaya bahwa pertumbuhan potensial yang lebih tinggi sedang muncul.
Dia juga memberikan sejumlah data pasar: penjualan token tahunan dari dua laboratorium AI teratas telah melebihi 100 miliar dolar AS, meningkat lebih dari 500% dibandingkan satu tahun lalu. Dalam pernyataannya, pengguna membeli token untuk menggunakan model, yang telah menjadi sumber pendapatan penting dalam komersialisasi AI.
- Pengeluaran modal perusahaan meningkat sekitar 9% dalam empat kuartal terakhir.
- Di antaranya, lebih dari setengah pertumbuhan terkait dengan pembangunan AI
- Dua laboratorium teratas memiliki penjualan token tahunan melebihi 100 miliar dolar AS
The Fed views AI as a new variable
Warsh mengatakan bahwa Federal Reserve secara ketat memantau perubahan pasar di ekosistem AI, dan telah menganggap AI sebagai "variabel baru," bahkan mungkin faktor produksi baru. Pernyataan ini berarti bahwa AI tidak lagi hanya menjadi topik industri teknologi, tetapi berpotensi memengaruhi kecepatan pertumbuhan yang dapat ditanggung ekonomi, serta tingkat suku bunga yang seharusnya.
Dia mengajukan beberapa pertanyaan yang belum terjawab, termasuk apakah AI akan terus meningkatkan produktivitas keseluruhan masyarakat, kapan perubahan ini akan terjadi, dan apakah penggunaan token merupakan pelengkap atau pengganti tenaga kerja. Warsh tidak memberikan jawaban, tetapi menyatakan bahwa kelompok kerja internal Federal Reserve mengenai "produktivitas dan lapangan kerja" sedang mempelajari masalah-masalah ini.
Menambah nilai atau terus berkonsentrasi pada beberapa segmen saja
Warsh juga menyebutkan bahwa keuntungan yang dihasilkan oleh AI tidak tentu akan didistribusikan secara merata sepanjang rantai pasokan. Masalah penting adalah, nilai tambah baru akan lebih banyak mengalir kepada pemegang aset langka seperti laboratorium AI, produsen chip, perusahaan energi, dan penyedia layanan cloud.
Artikel tersebut juga mengutip laporan keuangan terbaru NVIDIA sebagai referensi nyata. NVIDIA melaporkan pendapatan kuartalan mencapai rekor sebesar 96,2 miliar dolar AS, serta mengungkapkan komitmen masa depan terkait infrastruktur AI senilai 366 miliar dolar AS. Ini menunjukkan bahwa investasi AI masih terkonsentrasi cepat pada beberapa inti utama.
Informasi tambahan: Artikel tersebut juga mengutip laporan sebelumnya yang menyatakan bahwa sekitar 95% perusahaan AI generatif sedang gagal, yang bertentangan dengan tren perusahaan chip dan infrastruktur cloud terkemuka yang menyerap lebih banyak keuntungan.
