Berita ME, 4 Agustus (UTC+8), perusahaan pialang utama aset digital FalconX telah memberhentikan sekitar 10% karyawan globalnya. Sebelum pemutusan hubungan kerja, FalconX memiliki sekitar 350 karyawan di Amerika Serikat, Inggris, Singapura, dan Hong Kong. FalconX sedang menyesuaikan strateginya di Singapura dengan fokus pada perdagangan derivatif kripto, serta berencana menarik aplikasi lisensi lokal yang telah diajukan kepada Otoritas Moneter Singapura. Perusahaan berencana mempertahankan kehadiran bisnis di Asia, sekaligus memperluas bisnis di Eropa. (Sumber: ODAILY)
FalconX Memotong 10% Tenaga Kerja dan Menarik Aplikasi Lisensi Singapura
KuCoinFlashBagikan
FalconX telah memangkas 10% tenaga kerja globalnya dan akan menarik aplikasi lisensi Singapura, menurut MetaEra. Perusahaan ini beralih fokus ke perdagangan derivatif kripto di Asia sambil memperluas operasinya di Eropa. Para trader kini menganalisis langkah ini dalam hal level support dan resistance di pasar. Keputusan ini dapat memengaruhi rasio risiko-imbangan untuk operasi FalconX saat ia merealokasi sumber daya. Jumlah staf berkurang dari sekitar 350 orang di AS, Inggris, Singapura, dan Hong Kong.
Sumber:Tampilkan versi asli
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini.
Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.