Media asing melaporkan bahwa penerapan blockchain oleh bank-bank Eropa tidak lagi berada pada tahap uji coba, dengan fokus beralih ke jaringan mana yang mampu menangani aktivitas keuangan yang sesuai peraturan. Anak perusahaan bisnis aset digital dari Société Générale, SG-FORGE, telah memperluas stablecoin euro EURCV ke beberapa blockchain publik, termasuk XRP Ledger, Ethereum, Stellar, dan Solana.
EURCV beralih ke peluncuran multi-chain
Artikel tersebut berpendapat bahwa tindakan ini tidak hanya berarti penambahan saluran penerbitan baru, tetapi juga menandai bank mulai menjalankan dana digital yang terregulasi di atas blockchain publik. Pemilihan jaringan penerbitan stablecoin juga sedang berpindah dari deploy satu rantai menuju strategi multi-rantai.
SG-FORGE tidak hanya memasang taruhan pada satu jaringan, tetapi mencakup beberapa blockchain sekaligus, dengan fokus pada fleksibilitas, ketahanan sistem, dan kemampuan interoperabilitas lintas rantai. Artikel ini memandang EURCV sebagai salah satu proyek representatif dalam stablecoin euro kompatibel Eropa.
- Telah mencakup XRPL, Ethereum, Stellar, Solana
- Penerbitnya adalah SG-FORGE, anak perusahaan Société Générale.
- Fokus utama adalah penyebaran multi-chain untuk stablecoin yang kompatibel secara regulasi
MiCA mendorong bank untuk masuk ke blockchain
Artikel tersebut menyatakan bahwa Undang-Undang Pasar Aset Kripto Eropa (MiCA) merupakan latar penting dalam tren ini. Regulasi ini memberikan aturan seragam yang lebih jelas mengenai penerbitan stablecoin, manajemen cadangan, dan persyaratan kepatuhan, sehingga meningkatkan kepastian bagi bank dalam mengembangkan produk terkait.
Dalam lingkungan ini, bank lebih mudah mengintegrasikan produk blockchain ke dalam sistem keuangan yang ada, daripada tetap berada di tahap bukti konsep. Artikel menyimpulkan bahwa dalam 18 bulan ke depan, kecepatan adopsi blockchain oleh bank, jaringan yang dipilih, serta tingkat integrasi dengan sistem tradisional akan menjadi fokus pengamatan.
XRPL masuk daftar kandidat institusional
Artikel secara khusus menyebut XRP Ledger. Penggunaannya dalam jaringan penerbitan EURCV dianggap sebagai bentuk pengakuan yang lebih besar terhadap XRPL dalam skenario pembayaran dan penyelesaian institusional. Alasan yang diberikan dalam artikel meliputi kecepatan penyelesaian yang lebih cepat, biaya di atas rantai yang lebih rendah, serta kesesuaian yang lebih baik untuk manajemen likuiditas.
Namun, artikel tersebut juga menekankan bahwa lembaga keuangan besar tidak memasang taruhan pada satu blockchain tunggal, melainkan mendistribusikan penempatan mereka di antara beberapa jaringan yang mampu memenuhi kebutuhan operasional dan persyaratan kepatuhan. Berdasarkan penilaian ini, masuknya XRPL kali ini lebih mirip bagian dari infrastruktur keuangan multi-chain.




