Eole yang terdaftar di Tokyo menjadi perusahaan publik Jepang pertama yang mengungkapkan pembelian token HYPE dari Hyperliquid. Langkah ini bertentangan dengan keputusan Quantum Solutions untuk menjual ether guna membiayai bisnis infrastruktur kecerdasan buatnya.
Poin Utama
- Eole membeli 1.078,2547 HYPE senilai $66.002 (¥10,08M) pada 28 Juli, pembelian pertama perusahaan terdaftar di Jepang.
- Rencana HYPE senilai $611K (¥100M) Eole memperluas pasar treasury Jepang di luar bitcoin dan ether.
- Sebaliknya, Quantum menjual 1.000 ETH untuk membiayai operasi infrastruktur AI-nya.
Eole Menambahkan HYPE Sebagai Strategi Bank Kripto Neo, Disamping Bitcoin
Pasar kripto perusahaan Jepang sedang bergerak melampaui bitcoin dan ether.
Eole Inc., yang terdaftar di pasar Pertumbuhan Bursa Efek Tokyo, membeli 1.078 HYPE pada 28 Juli seharga $66.002 (¥10,08 juta). Harga pembelian rata-rata adalah $57,15 (¥9.352) per token.
Perusahaan menjelaskan transaksi tersebut sebagai pembelian HYPE pertama yang diumumkan secara publik oleh perusahaan Jepang yang terdaftar, berdasarkan tinjauannya terhadap dokumen perusahaan. Perusahaan berencana untuk meningkatkan posisi melalui beberapa pembelian hingga akhir Agustus, sehingga total investasinya mencapai $611.113 (¥100 juta).
HYPE Bergabung dalam Strategi 'Neo Crypto Bank' Eole
HYPE adalah token asli Hyperliquid, sebuah jaringan blockchain yang berfokus pada derivatif dan perdagangan onchain.
Eole akan memegang token tersebut bersama bitcoin sebagai aset strategis di bawah inisiatif “Neo Crypto Bank”. Perusahaan meluncurkan konsep ini pada Oktober 2025 untuk mengembangkan infrastruktur keuangan bagi ekonomi di mana agen kecerdasan buatan dapat melakukan pembayaran dan memasuki kontrak.
Investasi ini "bukan sekadar spekulasi untuk tujuan keuntungan modal," kata Eole. Perusahaan menambahkan bahwa memegang HYPE bukan sekadar urusan manajemen dana, tetapi bagian dari upaya untuk memperkuat bisnis keuangan onchain dan Web3-nya.
Eole mengatakan dapat menghasilkan pendapatan dengan meminjamkan aset digital dan mengelola risiko harga melalui pasar keuangan tradisional (TradFi). Perusahaan juga akan mengeksplorasi menghubungkan aset yang dipegang dengan layanannya sendiri. Perusahaan berencana untuk memperluas cakupan di luar satu mata uang kripto saat membangun produk berbasis keuangan otomatis berbasis kontrak pintar.
Quantum Solutions Mengonversi Ether Menjadi Modal AI
Pembelian Eole terjadi saat pemegang kripto perusahaan Jepang lainnya bergerak ke arah yang berlawanan.
Quantum Solutions mengatakan bahwa anak perusahaannya, GPT Pals Studio, menjual 1.000 ETH pada 30 Juli sebesar sekitar $1,9 juta. Hasilnya akan mendukung operasi infrastruktur AI-nya, termasuk pusat data.
Transaksi tersebut merupakan penjualan ether kedua Quantum dan meningkatkan total penjualan menjadi 1.904 ETH. Saldo tersisa mereka turun menjadi 4.764,80 ETH, sekitar 29% di bawah puncak kepemilikan mereka.
Quantum juga meningkatkan batas penjualan kumulatifnya dari 1.875 ETH menjadi 4.375 ETH. Hal ini meninggalkan ruang untuk menjual lagi 2.471 ETH, setara dengan sekitar 52% dari posisinya saat ini, meskipun belum berkomitmen untuk menggunakan seluruh otorisasi tersebut.
Keputusan yang berlawanan ini menunjukkan bagaimana strategi kripto perusahaan Jepang semakin terpecah. Eole menggunakan aset digital untuk mendukung teori keuangan onchain, sementara Quantum mengubah kasnya menjadi modal untuk the AI buildout.
Konversi mata uang melalui Oando dengan $1 senilai ¥163,6


