Elon Musk telah mengingatkan tentang apa yang ia lihat sebagai hambatan besar berikutnya untuk kecerdasan buatan: bukan chip, bukan bakat, tetapi listrik biasa. Selama wawancara dengan CNBC pada 20 Mei 2025, Musk memprediksi bahwa permintaan daya AI akan melebihi kapasitas produksi yang tersedia pada pertengahan hingga akhir 2026, bahkan setelah kekurangan transformator saat ini teratasi.
Kesenjangan grid dan perbaikan Musk
Musk memperkuat teori ini di World Economic Forum pada Januari 2026, berargumen bahwa AS akan segera memproduksi lebih banyak chip AI daripada yang bisa dijalankannya. Kendalanya, katanya, bukan silikon. Tapi watt.
Alih-alih menunggu utilitas mengejar, usaha AI-nya, xAI, telah mengambil inisiatif sendiri. Kelompok pusat data Colossus perusahaan di Memphis, Tennessee, telah mulai memperoleh listrik dari turbin gas yang dipindahkan dari pabrik listrik yang sudah tidak beroperasi di Southaven, Mississippi.
Laporan menunjukkan bahwa proyek ini pada akhirnya bisa melibatkan hingga 59 turbin gas. Penyebaran awal sebanyak 27 unit mampu menghasilkan sekitar 495 megawatt, cukup untuk memasok listrik sebuah kota kecil.
Proyek berikutnya dari xAI, Colossus 2, diproyeksikan beroperasi pada skala gigawatt. Sebagai konteks, satu gigawatt dapat memasok daya sekitar 750.000 rumah.
Musk telah menunjuk energi surya sebagai solusi jangka panjang. Ia menyarankan bahwa lapangan surya seluas 100 kali 100 mil, dipasangkan dengan penyimpanan yang memadai, secara teoritis dapat memenuhi seluruh permintaan listrik AS.
Dampak lingkungan dan tantangan hukum
Gugatan yang diajukan pada 14 April 2026 menuduh bahwa turbin xAI beroperasi tanpa izin udara yang diperlukan, mengakibatkan emisi polutan yang melanggar peraturan lingkungan. Tindakan hukum ini melibatkan kelompok lingkungan dan NAACP, yang memunculkan pertanyaan tentang keadilan lingkungan di komunitas-komunitas di sekitar fasilitas Memphis.
Mengapa ini penting selain dari AI
Bagi penambang bitcoin, tekanan energi AI menawarkan ancaman sekaligus peluang. Perusahaan seperti Core Scientific dan Hut 8 telah mulai mengalihfungsikan fasilitas penambangan untuk beban kerja AI, memanfaatkan perjanjian daya dan infrastruktur pendingin yang sudah ada. Jika kapasitas grid benar-benar menjadi sumber daya langka yang diprediksi Musk, perjanjian pembelian listrik yang sudah ada bisa menjadi salah satu aset paling berharga di bidang teknologi.

