Elon Musk Memperkirakan AI Bisa Melampaui Kecerdasan Manusia dalam 5 Tahun, Pentingnya Uang Mungkin Menurun dalam 10 Tahun

iconKuCoinFlash
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Elon Musk, dalam wawancara terbaru dengan The Economist, mengatakan bahwa AI bisa melebihi kecerdasan manusia dalam lima tahun dan membentuk ulang perekonomian global dalam satu dekade. Ia menyarankan bahwa AI dan robot mungkin menciptakan "pasokan hampir tak terbatas," mengurangi kebutuhan akan tenaga kerja manusia dan peran uang. Musk juga mencatat bahwa produktivitas yang didorong AI dapat menyebabkan deflasi. Seiring meningkatnya perhatian terhadap berita AI + crypto, kebijakan crypto global mungkin perlu beradaptasi terhadap perubahan cepat ini.
ME AI Melansir, pendiri Tesla dan SpaceX, Musk, dalam wawancara 90 menit dengan The Economist, menyatakan bahwa kecerdasan buatan kemungkinan akan melebihi tingkat kecerdasan manusia dalam 5 tahun ke depan, dan memprediksi bahwa dalam sekitar 10 tahun ke depan, AI dan robot akan mendorong dunia memasuki era "kemakmuran tinggi". Musk percaya bahwa ketika sistem AI dan robot memiliki kecerdasan digital dan kapasitas produksi yang cukup kuat, ekonomi global mungkin mendekati keadaan "pasokan tak terbatas", di mana pekerjaan manusia tidak lagi menjadi syarat mutlak untuk bertahan hidup, dan pentingnya uang juga secara bertahap akan menurun. Ia menyatakan bahwa jika jumlah robot cukup banyak di masa depan, masyarakat akan memiliki "ekonomi hampir tak terbatas", di mana AI dapat memproduksi barang dan jasa yang melebihi kapasitas konsumsi manusia. Ia bahkan memprediksi bahwa sekitar tahun 2036, pentingnya sistem mata uang tradisional mungkin menurun secara signifikan. Mengenai model operasi ekonomi masa depan, Musk menyatakan bahwa pemerintah mungkin mempertahankan kelangsungan masyarakat dengan memberikan dana langsung kepada warga, dan berpendapat bahwa peningkatan efisiensi produksi akibat AI kemungkinan akan menyebabkan deflasi, bukan inflasi. Namun, mengenai model profit bisnis, sumber pendapatan pemerintah, dan masalah transisi sosial, Musk mengakui bahwa struktur ekonomi di era AI mungkin sangat berbeda dari hukum ekonomi tradisional. Selain itu, Musk juga membahas integrasi AI dengan perkembangan luar angkasa. Ia menyatakan bahwa di masa depan, pusat data yang ditempatkan di luar angkasa mungkin digunakan untuk mendukung komputasi AI, serta menegaskan kembali rencana jangka panjang manusia untuk menjelajahi Mars. Dalam wawancara tersebut, Musk juga mereview pengalaman sebelumnya dalam pemerintahan Trump sebagai bagian dari "Department of Government Efficiency" (DOGE). Ia mengakui bahwa ia telah menghabiskan terlalu banyak energi di bidang politik, "agak teralihkan", dan menyatakan bahwa jika diberi kesempatan ulang, ia mungkin akan mengalokasikan lebih banyak waktu untuk perusahaan miliknya sendiri. (Sumber: BlockBeats)
Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.