BlockBeats melaporkan, pada 10 Agustus, SpaceX baru-baru ini mengumumkan akan bekerja sama dengan Tesla, dengan investasi awal sebesar $16,8 miliar untuk membangun fasilitas chip Terafab di Texas, Amerika Serikat. Seorang blogger memposting bahwa berdasarkan informasi dari Terafab, tampaknya Musk akan mengadopsi jalur teknologi "Free Electron Laser" (FEL) untuk menantang sumber cahaya LPP EUV dari ASML dan menggulingkan monopoli teknologi produksi chip EUV tradisional. Tanggapan selanjutnya dari Musk tampaknya mengonfirmasi pernyataan ini, dengan ia membagikan tulisan "FEL FTW" (FEL For The Win).
Dari desain pabrik ramping Terafab dan respons Musk, Terafab kemungkinan besar akan mengadopsi teknologi FEL. Meskipun gagasan Musk untuk mengembangkan FEL hanyalah spekulasi, hal ini memicu diskusi sengit di kalangan industri. FEL memiliki keunggulan seperti daya tinggi, koherensi tinggi, panjang gelombang yang dapat disesuaikan, serta efisiensi energi yang lebih tinggi; secara teori, teknologi ini dapat mendorong sumber cahaya litografi dari 13,5 nm ke 6 nm atau bahkan panjang gelombang yang lebih pendek. Namun, sistem akselerator yang besar, biaya, dan stabilitas produksi massal tetap menjadi tantangan terbesar dalam komersialisasi. (Hong Kong Economic Journal)
