Pesan BlockBeats, 30 April, menurut majalah Fortune, hubungan Musk dengan Sam Altman dan OpenAI diketahui telah memburuk. Dalam kesaksian hukumnya terhadap perusahaan kecerdasan buatan ini, juga terlihat bahwa sikapnya terhadap mata uang kripto juga menjadi dingin.
Dalam sidang pengadilan Oakland pada Rabu, ketika diminta menjelaskan cryptocurrency, Musk mengatakan: "Beberapa di antaranya bernilai, tetapi kebanyakan adalah penipuan." Pernyataan ini dilaporkan oleh jurnalis The New York Times, Mike Isaac, di media sosial.
Komentar ini berasal dari pertanyaan mengenai OpenAI yang sempat mempertimbangkan pendanaan melalui initial coin offering (ICO) pada tahun 2018. Pada saat itu, OpenAI masih berstatus lembaga nirlaba. Rincian rencana ICO ini merupakan bagian dari sengketa hukum berkelanjutan antara Musk dan OpenAI mengenai misi perusahaan tersebut.
Musk adalah salah satu pendiri OpenAI (berpartisipasi dalam pendirian pada 2015), ia menuduh perusahaan tersebut melanggar perjanjian pendiriannya yang awal setelah mencapai kesepakatan investasi dengan Microsoft dan mulai menjual produk komersial. Di pengadilan, Musk menyebut OpenAI "mengambil alih sebuah lembaga amal".
OpenAI merespons bahwa Musk selalu memahami bahwa lembaga tersebut pada akhirnya mungkin berubah menjadi entitas yang berorientasi laba. Perusahaan tersebut menyatakan dalam sebuah artikel blog bahwa Musk pernah mendukung rencana OpenAI untuk membiayai melalui penawaran token awal (ICO), yang secara inheren melibatkan pendirian anak perusahaan yang berorientasi laba.


