
Presiden El Salvador Nayib Bukele menolak laporan bahwa negara tersebut mentransfer Strategic Bitcoin Reserve-nya ke operator swasta sebagai bagian dari kesepakatannya dengan Dana Moneter Internasional (IMF).
Penolakan itu muncul setelah IMF mencapai kesepakatan awal dengan El Salvador yang akan melepaskan dana tambahan sebesar $140 juta di bawah program pembiayaan lebih luas senilai $1,4 miliar.
Bukele mengatakan transaksi tersebut melibatkan saham di dompet Chivo pemerintah, bukan cadangan Bitcoin negara itu, menyangkal laporan bahwa cadangan itu sendiri telah diserahkan kepada entitas swasta.
Poin Utama
- Nayib Bukele mengatakan El Salvador tidak mentransfer Cadangan Bitcoin Strategisnya ke operator swasta.
- Presiden mengatakan hanya saham di dompet Chivo yang ditransfer.
- IMF telah setuju untuk melepaskan $140 juta lagi sebagai bagian dari program $1,4 miliar dengan El Salvador.
- Pemegangan bitcoin negara tersebut telah meningkat dari sekitar 6.224 BTC pada Juni 2025 menjadi lebih dari 7.764 BTC.
- IMF mengatakan pertumbuhan terbaru dalam cadangan berasal dari donasi swasta, bukan dari pengeluaran pemerintah.
Bukele Menarik Garis Antara Chivo dan Cadangan Bitcoin El Salvador
Bukele menanggapi laporan tentang transfer tersebut pada hari Jumat, mengatakan pemerintah tidak menyerahkan kendali atas kepemilikan bitcoin strategisnya.
“Satu-satunya hal yang ditransfer adalah saham Chivo … dan BUKAN Strategic Bitcoin Reserve,” kata Bukele dalam postingan di X.
Komentar-komentar tersebut muncul tak lama setelah IMF menguraikan perubahan yang melibatkan dompet Chivo yang didukung negara di El Salvador. Dana tersebut mengatakan kepemilikan mayoritas dan kendali operasional dompet tersebut telah dialihkan ke operator swasta.
Namun, pemerintah tetap memegang saham minoritas dan tetap bertanggung jawab atas penitipan aset pelanggan.
Perbedaan ini penting karena Chivo dan Strategic Bitcoin Reserve mewakili bagian-bagian terpisah dari strategi mata uang kripto El Salvador.
Pemegangan bitcoin El Salvador Terus Menarik Perhatian
El Salvador menjadi negara pertama yang mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah pada 2021, memperkenalkannya bersama dolar AS. Kebijakan ini kemudian menjadi isu sentral dalam negosiasi dengan IMF.
Pemerintah mencabut status bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah pada Januari sebagai bagian dari syarat-syarat program IMF.
Meskipun terjadi perubahan kebijakan, kepemilikan bitcoin El Salvador terus meningkat. Cadangan negara tersebut berada di sekitar 6.224 BTC pada akhir Juni 2025 dan sejak itu naik menjadi lebih dari 7.764 BTC.
Itu mewakili peningkatan sekitar 1.540 BTC.
Ukuran peningkatan ini menimbulkan pertanyaan karena pejabat El Salvador terus mempromosikan gagasan untuk menambah satu bitcoin per hari ke cadangan nasional.

