
Anggota Dewan Eksekutif Bank Sentral Eropa, Isabel Schnabel, menyerukan agar uang bank sentral ditempatkan pada infrastruktur blockchain, berargumen bahwa kemampuan pemrograman buku besar terdistribusi dapat memodernisasi cara bank sentral menerapkan kebijakan moneter serta mengelola jaminan dan likuiditas, menurut Bloomberg. Pernyataan tersebut merupakan salah satu sinyal paling jelas hingga kini dari pejabat senior kawasan euro bahwa otoritas moneter wilayah tersebut berniat menyelesaikan uang bank sentral nyata pada sistem berbasis blockchain.
Dorongan Menuju Uang Bank Sentral yang Dapat Diprogram
Komentar Schnabel menunjukkan pada suatu sistem di mana uang bank sentral yang dapat diprogram dapat diselesaikan secara langsung bersama aset yang ditokenisasi yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan yang diatur. ECB telah mengeksplorasi penyelesaian grosir di buku besar terdistribusi selama lebih dari dua tahun, upaya yang pertama diuraikan pada awal 2024 ketika Eurosystem mulai menguji transaksi grosir berbasis blockchain. Schnabel menggambarkan kemampuan pemrograman sebagai alat untuk memperbarui implementasi kebijakan moneter, manajemen jaminan, dan penyediaan likuiditas, fungsi-fungsi inti yang masih berjalan melalui jalur penyelesaian tradisional. Memindahkan euro itu sendiri ke infrastruktur blockchain, bukan hanya mempelajari teknologinya, akan menandai langkah signifikan menuju keuangan yang ditokenisasi di wilayah tersebut.
Pontes Bulan Depan, Appia Blueprint pada 2028
Rencana jangka pendek bersifat konkret. Bloomberg melaporkan bahwa ECB akan meluncurkan inisiatif Pontes bulan depan untuk menghubungkan platform buku besar terdistribusi dengan layanan pembayaran dan penyelesaian TARGET yang sudah ada, tulang punggung pembayaran antarbank di wilayah euro. Rancangan untuk Appia, upaya jangka panjang untuk merevolusi infrastruktur penyelesaian wilayah tersebut, diharapkan pada tahun 2028. Schnabel mengatakan ECB masih mengevaluasi berbagai model, termasuk buku besar terpadu atau desain yang menghubungkan beberapa buku besar, yang berarti arsitektur akhir belum ditetapkan.
Apa Artinya Bagi Perlombaan Uang Digital Eropa
Komentar-komentar tersebut menambah urgensi pada perdebatan yang sudah dilakukan ECB mengenai masa depan uang digital. Presiden Christine Lagarde memperingatkan pada Mei bahwa para pembuat kebijakan berisiko menganggap stablecoin sebagai pertanyaan luas mengenai apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh infrastruktur keuangan modern. Intervensi Schnabel menandakan bahwa lembaga ini kini cenderung meletakkan infrastruktur tersebut di blockchain. Bloomberg tidak menentukan tanggal peluncuran penyelesaian bank sentral di blockchain selain rencana awal Pontes bulan depan, dan desain akhirnya, apakah buku besar terpadu atau jaringan yang saling terhubung, tetap menjadi pertanyaan terbuka.





