ECB Menyewa Ahli untuk Mengembangkan Aturan Euro Digital untuk Mesin ATM dan Terminal Kartu

iconChaincatcher
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Bank Sentral Eropa (ECB) telah merekrut para ahli untuk menyusun aturan mata uang kripto guna mengintegrasikan euro digital ke dalam ATM dan terminal kartu. Satu kelompok akan menentukan bagaimana perangkat menangani pembayaran, termasuk dukungan offline dan kompatibilitas dengan standar saat ini. Kelompok lain akan merancang sertifikasi untuk alat pembayaran. Presiden ECB, Christine Lagarde, mengatakan pada Desember 2025 bahwa pekerjaan teknis telah selesai, dan proyek ini menunggu persetujuan politik. Dewan Eropa dan Parlemen sedang meninjau proyek ini, dengan kemungkinan peluncuran pada 2029. Sementara itu, 12 bank sedang mengembangkan stablecoin yang didukung euro di bawah proyek Qivalis, dengan tujuan peluncuran pada 2026 untuk menawarkan solusi aset digital berbasis blockchain di luar token yang terkait dolar.

ChainCatcher melaporkan, Bank Sentral Eropa mengumumkan sedang merekrut ahli untuk membantu menyusun panduan aturan untuk euro digital dalam skenario pembayaran sehari-hari, dengan fokus pada ATM dan terminal pembayaran kartu pedagang. Salah satu kelompok kerja akan menentukan cara ATM dan terminal titik penjualan menangani pembayaran euro digital, termasuk koneksi perangkat, dukungan transaksi offline, dan kompatibilitas dengan standar pembayaran yang ada; kelompok kerja lainnya akan merancang proses sertifikasi untuk alat dan infrastruktur pembayaran. Gubernur Bank Sentral Eropa, Christine Lagarde, pada Desember tahun lalu menyatakan bahwa bank tersebut telah menyelesaikan persiapan teknis dan teknologi untuk mata uang digital, dan kini sedang menunggu persetujuan dari lembaga politik. Proyek ini sedang ditinjau oleh Dewan Eropa dan Parlemen Eropa, dan jika disetujui, diperkirakan dapat diluncurkan paling awal pada tahun 2029. Sementara itu, 12 bank Eropa termasuk BBVA, ING, dan BNP Paribas membentuk proyek Qivalis, yang berencana meluncurkan stablecoin yang di-backing euro pada paruh kedua tahun 2026, dengan tujuan menyediakan solusi pembayaran blockchain yang tidak bergantung pada token yang didukung dolar.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.