Dunamu Diberikan Akses ke Data Pemerintah Korea Selatan untuk KYC Upbit

iconChainGPT
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Dunamu telah diberikan akses ke sistem data pemerintah Korea Selatan untuk verifikasi KYC di Upbit, izin pertama semacam itu untuk bursa lokal. Langkah ini selaras dengan penguatan regulasi kripto pemerintah dan bertujuan untuk menyederhanakan onboarding pengguna dengan memungkinkan kueri langsung ke catatan resmi. Dunamu menghadapi tinjauan regulasi berkelanjutan, termasuk pemberitahuan sanksi prosedural tahun 2025 dan penyelidikan kebocoran dompet. Sementara itu, data inflasi tetap menjadi perhatian makroekonomi utama bagi pasar kripto. Perusahaan juga sedang mengembangkan layanan penitipan untuk Badan Kepolisian Nasional dan kemungkinan pertukaran saham dengan Naver Financial, menunggu persetujuan.

Dunamu mendapat izin untuk menggunakan data pemerintah Korea Selatan untuk KYC Upbit — pertama kalinya bagi bursa kripto domestik Dunamu, operator bursa kripto terbesar di Korea Selatan, Upbit, menjadi bursa aset virtual domestik pertama yang ditunjuk untuk mengakses sistem informasi administratif bersama pemerintah guna verifikasi pelanggan. Yonhap News Agency melaporkan pada 26 Agustus bahwa Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan memberikan persetujuan setelah inspeksi langsung pada Mei dan tinjauan kelayakan lanjutan. Apa artinya ini bagi pengguna Upbit - Dunamu kini dapat mengakses catatan administratif yang dipegang oleh lembaga pemerintah Korea Selatan melalui jaringan pemerintah yang aman, alih-alih terus-menerus meminta pengguna mengirimkan dokumen yang sama. - Perubahan ini diharapkan dapat mengurangi beban administratif bagi pelanggan dan membuat proses KYC Upbit lebih cepat serta lebih akurat. - Penunjukan ini tidak menghapus kewajiban KYC atau AML Upbit; ia menyediakan sumber data resmi tambahan untuk memverifikasi identitas dan catatan administratif. Cara kerja sistem ini Layanan penggunaan bersama informasi administratif Korea Selatan dibuat untuk mengurangi birokrasi dengan memungkinkan lembaga yang disetujui memeriksa data yang sudah dipegang oleh lembaga pemerintah. Bagi Dunamu, ini berarti bagian-bagian dari alur onboarding dan verifikasi identitas yang bergantung pada catatan pemerintah dapat ditangani langsung melalui sistem ini, bukan melalui dokumen yang disediakan pengguna. Latar belakang regulasi Persetujuan ini muncul di tengah pengawasan regulasi berkelanjutan terhadap Dunamu dan Upbit: - Pada Januari 2025, Financial Intelligence Unit Korea Selatan menyampaikan kekhawatiran tentang kontrol KYC dan anti-pencucian uang Upbit serta mengeluarkan pemberitahuan sanksi prosedural; bursa diminta merespons sambil proses perpanjangan lisensi VASP-nya sedang ditinjau. - Pada Juli (tahun dalam laporan), Financial Supervisory Service membuka proses sanksi formal terkait pelanggaran dompet Upbit besar-besaran yang pertama kali dilaporkan pada November 2025. Upbit mengganti kerugian pelanggan yang terdampak dan membangun ulang sebagian sistem dompetnya sambil regulator mengevaluasi apakah bursa memenuhi kewajibannya berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Pengguna Aset Virtual. Kasus ini juga menyoroti celah dalam hukum Korea Selatan terkait sanksi khusus untuk insiden peretasan. Perkembangan lain di sektor publik dan perusahaan - Pada Juli, Dunamu ditunjuk sebagai penawar terpilih untuk menyediakan layanan penitipan kripto bagi Kepolisian Nasional dalam kontrak satu tahun untuk mengelola aset virtual yang disita selama penyelidikan kriminal. Pemilihan vendor ini mengalahkan K DAC dan Hecto Wallet One setelah evaluasi teknis dan harga; beberapa pengamat industri mempertanyakan apakah aturan pengadaan lebih menguntungkan bursa besar. - Dunamu juga sedang mengejar rencana pertukaran saham dengan Naver Financial yang akan menjadikan Dunamu anak perusahaan sepenuhnya milik Naver Financial. Kedua perusahaan telah menunda penutupan dua kali dan memajukan tanggal penutupan yang diharapkan hingga 31 Desember. Rasio pertukaran dalam pengajuan Juli tetap 2,5422618 saham Naver Financial untuk setiap saham Dunamu, tetapi kesepakatan ini masih memerlukan persetujuan dari Komisi Persaingan Usaha, persetujuan terkait perubahan pemegang saham utama berdasarkan Undang-Undang Informasi Kredit, dan pemberitahuan regulasi lainnya. Pada April, Financial Supervisory Service memerintahkan Dunamu untuk memperbaiki sebagian pengungkapannya mengenai transaksi ini karena kelalaian atau ketidakakuratan. Apa yang akan datang Dunamu mengatakan sedang menyelesaikan persiapan yang diperlukan untuk mulai menggunakan layanan informasi administratif dalam proses KYC Upbit. Jika diimplementasikan dengan lancar, langkah ini bisa menjadi preseden bagi bursa lain yang berusaha mengintegrasikan data pemerintah resmi ke dalam alur onboarding, sementara regulator terus menekan bursa terkait kontrol AML, keamanan, dan tata kelola perusahaan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.