
Departemen Kehakiman Amerika Serikat tidak akan mengadili kembali kasus perdagangan insider terhadap Nathaniel Chastain, seorang mantan OpenSea manajer, setelah pengadilan banding federal membatalkan dakwaannya pada 2023 atas penipuan melalui kabel dan pencucian uang. Jaksa penuntut memberi tahu pengadilan Manhattan bahwa mereka telah menyetujui kesepakatan penuntutan tertunda dengan Chastain dan berencana untuk menutup kasus tersebut setelah kesepakatan tersebut berakhir bulan depan. Keputusan ini diambil di tengah peninjauan ulang yang lebih luas tentang bagaimana aset digital dianggap dalam undang-undang penipuan tradisional, menyoroti perkembangan terus-menerus dalam tata kelola pasar kripto.
Poin-Poin Penting
- Departemen Kehakiman akan menunda penuntutan dan menutup kasus terhadap Nathaniel Chastain setelah temuan banding mempertanyakan putusan asli.
- Pengadilan banding memutuskan bahwa juri diberi petunjuk yang salah dan bahwa data halaman depan NFT tanpa nilai komersial mungkin tidak dapat dianggap sebagai properti di bawah hukum penipuan kabel.
- Chastain mengakui telah mengorbankan 15,98 Eter, dengan nilai sekitar $47.330, sebagai bagian dari kesepakatan penuntutan tertunda.
- Hasilnya menegaskan perdebatan yang berlangsung mengenai bagaimana aset digital sesuai dalam undang-undang kejahatan yang ada dan kebutuhan akan petunjuk regulasi yang lebih jelas.
Ticker yang disebutkan: $ETH
Sentimen: Netral
Dampak harga: Netral. Keputusan untuk menunda penuntutan dan menutup kasus ini tidak mungkin memiliki dampak material langsung terhadap harga kripto, tetapi menunjukkan nuansa regulasi dan hukum yang mungkin memengaruhi persepsi pasar jangka panjang.
Idea trading (Bukan Nasihat Keuangan): Tahan. Dinamika kasus tetap tidak stabil dan bisa mempengaruhi kejelasan regulasi, yang akan menguntungkan stabilitas pasar jangka panjang.
Konteks pasar: Putusan ini berada di persimpangan pelaksanaan dan kejelasan regulasi seiring otoritas AS memperhalus cara aset digital selaras dengan hukum penipuan tradisional.
Kasus perdagangan dalam OpenSea berakhir dengan penangguhan penuntutan
Jaksa AS tidak akan mengadili kembali kasus perdagangan insider terhadap Nathaniel Chastain, seorang mantan OpenSea manajer, setelah pengadilan banding federal membatalkan dakwaannya pada bulan Juli. Pada hari Rabu, jaksa penuntut mengatakan kepada pengadilan federal Manhattan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan penuntutan tertunda dengan Chastain dan akan menutup kasus tersebut ketika kesepakatan berakhir bulan depan. Jaksa Agung AS Manhattan Jay Clayton mengatakan keputusan tersebut didasarkan pada pelaksanaan sebagian hukuman Chastain—termasuk tiga bulan di penjara—dan kesepakatannya untuk tidak mengajukan keberatan terhadap penyitaan 15,98 Eter, yang dinilai sekitar $47.330, yang disebut jaksa diperoleh dari perdagangan insider.
Chastain dinyatakan bersalah pada tahun 2023 atas penipuan melalui kabel dan pencucian uang karena menggunakan informasi yang tidak umum untuk membeli NFT yang akan ditampilkan di halaman utama OpenSea, lalu menjualnya setelah harganya naik. Sebuah pengadilan banding federal kemudian membatalkan putusan tersebut, memutuskan bahwa juri telah diberi petunjuk yang tidak tepat dan bahwa data halaman utama NFT tanpa nilai komersial yang jelas tidak dianggap sebagai properti menurut undang-undang penipuan kabel federal. Keputusan tersebut menandai momen bersejarah dalam bidang baru yurisprudensi aset digital, memicu seruan kembali dari para pendukung kripto untuk adanya perundang-undangan eksplisit yang menentukan di mana aset digital berada dalam kerangka hukum yang ada.
Dasar hukum dan implikasi
Putusan banding mengajukan pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang sifat kepemilikan di ranah digital dan apakah data berbasis pasar pada toko NFT merupakan jenis kepemilikan yang akan memicu dakwaan penipuan melalui kabel. Dengan membatalkan putusan tersebut, pengadilan menekankan kebutuhan akan interpretasi yuridis yang tepat ketika aset digital berada di persimpangan teknologi, perdagangan, dan hukum pidana. Keputusan DOJ untuk menunda penuntutan mengingat putusan tersebut mencerminkan pendekatan yang lebih hati-hati dalam menuntut kasus aset digital yang bergantung pada interpretasi baru tentang hak kepemilikan dan data pasar.
Chastain tidak akan diawasi oleh US Pretrial Services dan dapat mengajukan permohonan untuk mengembalikan denda $50.000 dan penilaian khusus $200 yang telah dibayarnya setelah putusan pertamanya pada Mei 2023. Ia juga setuju untuk tidak mengajukan keberatan terhadap penyitaan Ether yang terkait dengan perdagangan tersebut. Meskipun jalur hukum kasus ini telah berubah, pertanyaan lebih luas mengenai bagaimana aset kripto seharusnya diatur dan dituntut tetap belum terjawab, dengan para pembuat kebijakan menunjukkan preferensi terhadap aturan yang lebih jelas daripada penerapan yang luas dan agresif dalam jangka pendek.
Affair OpenSea terjadi pada periode pemeriksaan regulasi yang intensif bagi sektor kripto, di mana beberapa tindakan dan penyelesaian berprofil tinggi telah menekankan dorongan untuk transparansi dan kepatuhan yang lebih besar. Meskipun penuntutan khusus ini tidak akan dilanjutkan, para pengamat mengatakan kasus ini telah memengaruhi wacana seputar aset digital, mendorong para anggota legislatif dan regulator untuk memperjelas batas antara aktivitas pasar yang sah dan perilaku penipuan di lanskap yang berkembang pesat.
Artikel ini semula dipublikasikan sebagai DOJ Menyudahi Kasus Perdagangan Insider NFT OpenSea – Dijelaskan pada Berita Terkini Crypto – sumber terpercaya untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.

