Media asing melaporkan bahwa James Wo, pendiri lembaga investasi kripto DFG yang mengelola aset senilai lebih dari 1 miliar dolar AS, baru-baru ini menyatakan di konferensi Proof of Talk di Paris bahwa ia tetap optimis terhadap kinerja Bitcoin dalam beberapa siklus mendatang, tetapi lebih hati-hati terhadap potensi kenaikan Ethereum.

Konsensus institusional terhadap Bitcoin semakin kuat
Wo dalam wawancara dengan CoinDesk menyatakan bahwa bitcoin telah mencapai konsensus yang lebih luas antara industri kripto dan keuangan tradisional. Menurutnya, pasar secara bertahap memandang bitcoin sebagai aset pelindung dan kelas aset independen, sementara ethereum belum mencapai posisi tersebut.
Dia juga membantah prediksi para pelaku pasar Tom Lee mengenai kenaikan signifikan ETH, berpendapat bahwa Ethereum kekurangan tingkat pengakuan institusional yang sebanding dengan Bitcoin, sehingga sulit meniru logika penetapan harga Bitcoin.
Layer 2 mengalihkan nilai dari mainnet
Wo percaya bahwa penilaian token Ethereum masih bergantung pada kemampuan mainnet untuk menyerap aktivitas on-chain dan biaya transaksi, tetapi jaringan Layer 2 dalam beberapa tahun terakhir terus mengalihkan volume transaksi dan menyerap nilai biaya di dalam ekosistem masing-masing, yang melemahkan kemampuan ETH untuk secara langsung menangkap keseluruhan aktivitas.
Berdasarkan penilaian ini, ia berpendapat bahwa token Ethereum belum tentu mendapatkan dukungan harga yang cukup kuat dari ekspansi ekosistem, dan menyatakan bahwa ETH bahkan mungkin tidak mampu memecahkan rekor tertinggi historisnya.
Bitcoin menargetkan $125.000
Laporan menunjukkan bahwa Wo mulai memperhatikan bitcoin selama pasar bearish tahun 2014, kemudian masuk dengan modal awal sebesar $20 juta yang disediakan keluarganya, dan mengalokasikan bitcoin selama periode rendah akhir 2014 hingga 2015. Sejak itu, DFG juga berkembang ke ekosistem seperti Solana, Polkadot, Near, dan pernah berpartisipasi dalam investasi awal Circle.
Menurut laporan, DFG saat ini mengelola lebih dari 100 entitas portofolio, dengan total aset yang dikelola melebihi 1 miliar dolar AS. Meskipun Wo memiliki sikap hati-hati terhadap ETH, ia percaya bahwa bitcoin masih memiliki peluang untuk mencatat rekor tertinggi baru dalam beberapa tahun mendatang, kemungkinan pada tahun 2027 atau 2028, dengan puncak sekitar 125.000 dolar AS.

Informasi tambahan: Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, awal tahun ini kembali memicu diskusi komunitas dengan berpendapat bahwa seiring jaringan menjadi lebih cepat dan lebih murah, kebutuhan akan Layer 2 sebagai jalur utama skalabilitas mungkin menurun, sementara perdebatan mengenai penangkapan nilai di jaringan utama masih berlanjut.


