DBS dan Citi Menyelesaikan Pembayaran USD Akhir Pekan Menggunakan Setoran Ter-tokenisasi

iconCoinEdition
Bagikan
AI summary iconRingkasan
Berita on-chain muncul ketika DBS dan Citi melakukan pembayaran USD melalui setoran yang ditokenisasi di Swift Digital Ledger pada 5 September. Transaksi dari Singapura ke New York diselesaikan dalam hitungan menit pada akhir pekan, melewati penundaan biasa selama dua hari. Inovasi blockchain memungkinkan manajemen likuiditas yang lebih cepat lintas zona waktu, terutama selama pasar yang volatil. DBS mencatat 50% pemimpin keuangan sedang mengeksplorasi alat blockchain untuk FX dan likuiditas. Pembayaran lintas batas keluar dari Asia dapat mencapai $24 triliun pada tahun 2033.

DBS dan Citi telah menyelesaikan pembayaran dolar AS lintas batas antara Singapura dan New York selama akhir pekan. Transaksi ini menandai langkah besar menuju perbankan internasional 24 jam penuh.

Kedua lembaga melakukan pembayaran menggunakan setoran yang ditokenisasi di Swift Digital Ledger pada 5 September. Dalam hitungan menit, transfer terjadi, melawan kemungkinan penyelesaian tradisional yang bisa memakan waktu dua hari kerja.

Liquidity lintas batas yang lebih cepat

Inovasi ini dapat memungkinkan perusahaan multinasional mengendalikan kas di berbagai pasar tanpa bergantung pada jam operasional perbankan. Selain itu, penyelesaian yang lebih cepat berarti lebih sedikit penundaan bagi bisnis yang beroperasi lintas zona waktu. Perusahaan e-commerce dan penyedia layanan digital dapat mendapat manfaat dari pembayaran pemasok yang lebih cepat dan peningkatan ketersediaan kas.

Akibatnya, kas perusahaan dapat menjadi lebih fleksibel dalam manajemen likuiditas dan valuta asing. Secara signifikan, sistem ini juga dapat membantu perusahaan merespons lebih cepat selama periode volatilitas pasar.

Pertumbuhan Keuangan yang Ditokenisasi

DBS mengatakan 50% dari para pemimpin keuangan yang disurvei sedang mengeksplorasi alat berbasis blockchain untuk manajemen likuiditas dan valuta asing. Selain itu, pembayaran lintas batas keluar dari Asia dapat mencapai $24 triliun pada tahun 2033. Angka tersebut dibandingkan dengan $13,5 triliun yang tercatat pada tahun 2025.

Namun untuk penggunaan yang lebih luas, jaringan keuangan harus dapat berinteroperasi dengan sistem perbankan yang ada. Pada 2024, DBS memperkenalkan rangkaian Layanan Token untuk memfasilitasi transfer yang dapat diprogram, aman, dan instan. Selain itu, DBS adalah satu-satunya bank berbasis Asia dalam kelompok desain inti 12 anggota dari inisiatif buku besar digital Swift.

Terkait:Hunter Biden akan Meluncurkan Meme Coin LAPTOP di Base Setelah Kekalahan TRUMP

Penafian: Informasi yang disajikan dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan pendidikan. Artikel ini tidak merupakan nasihat keuangan atau nasihat apa pun. Coin Edition tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan konten, produk, atau layanan yang disebutkan. Pembaca disarankan untuk berhati-hati sebelum mengambil tindakan apa pun yang terkait dengan perusahaan.

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.