Hanya 77 kapal yang melewati Selat Hormuz sejak 1 Maret

iconKuCoinFlash
Bagikan
Share IconShare IconShare IconShare IconShare IconShare IconCopy
AI summary iconRingkasan

expand icon
Rasio risiko-terhadap-imbalan untuk pengiriman melalui Selat Hormuz memburuk tajam sejak 1 Maret 2026, karena hanya 77 kapal yang lewat di tengah ketegangan AS-Israel-Iran. Ini dibandingkan dengan 1.229 pada periode yang sama tahun 2025. Sebagian besar kapal sudah tua, asuransinya buruk, dan terkait dengan armada gelap. Pedagang harus memantau level support dan resistance pada indeks minyak dan pengiriman karena risiko geopolitik tetap berlanjut.

Odaily Planet Daily melaporkan bahwa konflik Amerika-Israel-Iran menyebabkan penyumbatan di Selat Hormuz, rute transportasi energi global. Data pelayaran menunjukkan bahwa sejak 1 Maret, hanya 77 kapal yang melalui Selat Hormuz.

Sebagai perbandingan, pada 1 hingga 11 Maret tahun lalu, sebanyak 1.229 kapal melalui selat tersebut. Agensi berita AFP pada tanggal 13 mengutip laporan dari Lloyd's List, menyatakan bahwa dari 77 kapal yang melintas, sebagian besar adalah kapal tua dengan kondisi buruk, tidak memiliki asuransi yang memadai, dan kepemilikan tidak jelas. Lembaga yang menyediakan layanan data dan analisis maritim ini menyebut bahwa sebagian besar kapal tersebut termasuk dalam apa yang disebut "armada bayangan", yaitu kapal tanker minyak dan kapal pengangkut gas alam yang menghindari sanksi Barat. (Kingstone)

Penafian: Informasi pada halaman ini mungkin telah diperoleh dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini KuCoin. Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum, tanpa representasi atau jaminan apa pun, dan tidak dapat ditafsirkan sebagai saran keuangan atau investasi. KuCoin tidak bertanggung jawab terhadap segala kesalahan atau kelalaian, atau hasil apa pun yang keluar dari penggunaan informasi ini. Berinvestasi di aset digital dapat berisiko. Harap mengevaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara cermat berdasarkan situasi keuangan Anda sendiri. Untuk informasi lebih lanjut, silakan lihat Ketentuan Penggunaan dan Pengungkapan Risiko.