Dash kembali menempatkan "uang digital" di pusat narasi proyek. Perusahaan mengungkapkan bahwa meskipun stablecoin, DeFi, dan aplikasi terdesentralisasi dalam beberapa tahun terakhir menarik lebih banyak perhatian pasar, pembayaran peer-to-peer tetap menjadi salah satu skenario paling langsung dan paling praktis dalam industri kripto.
Dash menegaskan prioritas pembayaran
Dash di platform X menulis bahwa uang digital tetap harus menjadi aplikasi inti blockchain. Proyek ini mendefinisikannya sebagai mata uang dasar yang dapat digunakan untuk pembayaran langsung, penyimpanan nilai, serta kegiatan keuangan dan layanan digital, dan menekankan bahwa aset semacam ini harus memiliki karakteristik saling dapat ditukar, privasi, biaya rendah, penyelesaian cepat, dan tanpa izin.
Dash menyatakan bahwa arah ini tetap melanjutkan visi awal Bitcoin sebagai "sistem uang elektronik peer-to-peer". Proyek ini percaya bahwa pasar dalam beberapa tahun terakhir lebih banyak berfokus pada stablecoin, produk imbal hasil, dan jaringan aplikasi, tetapi pembayaran itu sendiri tidak kehilangan nilainya.
Dash mempertanyakan ketergantungan stablecoin pada penerbit
Menurut Dash, uang digital seharusnya bukan hanya peta rantai dari uang riil, tetapi langsung berfungsi sebagai mata uang dasar dalam sistem tersebut. Proyek ini ingin menempatkan pembayaran, penyimpanan nilai, DeFi, dan jaringan aplikasi dalam satu model mata uang yang sama, bukan bergantung pada aset yang dikeluarkan eksternal.
Dash menyatakan bahwa stabilitas mata uang stabil berkembang pesat terutama karena membawa nilai mata uang fiat yang dikenal pengguna ke blockchain. Namun, proyek ini berpendapat bahwa aset semacam ini biasanya masih bergantung pada aset cadangan, lembaga penerbit, atau algoritma untuk mempertahankan pegangan, sehingga dapat menimbulkan masalah seperti lepasnya pegangan, gangguan teknis, dan kendali terpusat.
DeFi dan jaringan aplikasi masih memerlukan mata uang dasar
Artikel tersebut juga menyebutkan bahwa diskusi mengenai kekuasaan penerbit stablecoin baru-baru ini kembali memanas. Sebelumnya, pasar telah memperhatikan insiden pembekuan USDT yang terkait dengan Iran, serta kontroversi mengenai kemampuan Circle untuk membekukan aset. Dash menekankan bahwa aset kripto langka dapat mengurangi ketergantungan pada penerbit terpusat.
Dash juga memperluas klaim ini ke DeFi dan aplikasi terdesentralisasi. Proyek menyatakan bahwa pasar pinjaman, perdagangan, dan jaminan memerlukan unit nilai yang stabil dan dapat diandalkan, dan stablecoin menjadi aset dasar default sebagian karena banyak token kripto tidak digunakan untuk fungsi pembayaran sehari-hari.
Dash menyatakan bahwa jaringan Evolution-nya akan terus mendukung data dan aplikasi terdesentralisasi, sambil menempatkan pembayaran sebagai inti utama. Menurut informasi di situs resmi proyek, waktu konfirmasi transaksi Dash sekitar 1 detik, dengan biaya transaksi kurang dari 1 sen.
Informasi tambahan: Dash tidak menyangkal peran stablecoin, DeFi, atau dapp, tetapi pernyataan terbarunya menunjukkan bahwa proyek ini ingin kembali menekankan posisinya sebagai "uang digital" yang sudah lama ada, serta menjadikannya pilihan mata uang dasar dalam sistem keuangan terdesentralisasi.

