Bitcoin dan altcoin mengalami penurunan tajam sejak Oktober lalu. Dengan BTC jatuh ke $57.000 dan Ethereum ke $1.400, para investor kini menantikan tren kenaikan.
Pada titik ini, sebagai investor yang secara dekat memantau data, analis CryptoQuant telah membagikan analisis terbaru mereka untuk ethereum.
Menurut laporan terbaru dari platform analitik on-chain CryptoQuant, ethereum murah, tetapi data menunjukkan bahwa titik terendah belum tercapai.
Menurut analis CryptoQuant, ETH telah jatuh ke level valuasi yang lebih menarik dibandingkan bitcoin. Namun, para analis mencatat bahwa meskipun harga turun, "kapitulasi" klasik (penyerahan total) belum terjadi di pasar, sehingga terlalu dini untuk mengatakan bahwa pembentukan dasar telah selesai.
Laporan menyatakan bahwa rasio valuasi Ethereum terhadap Bitcoin telah jatuh ke level yang secara historis rendah, yang bisa menjadi peluang signifikan bagi investor jangka panjang. Namun, data on-chain menunjukkan bahwa Ethereum belum mencapai titik terendahnya.
Laporan awal menyatakan bahwa ETH diperdagangkan di bawah biaya dasarnya. Pada titik ini, ETH diperdagangkan sekitar $1.900. Ini kira-kira 17% di bawah harga sebenarnya $2.304, sehingga berada di separuh bawah kisaran harga saat ini.
Menurut analis, wilayah ini secara historis dikaitkan dengan titik terendah pasar dan reli asimetris.
Kedua, ETH telah mengalami pergeseran dari posisi yang terlalu tinggi dibandingkan Bitcoin menjadi netral secara umum. Rasio MVRV ETH/BTC mencapai puncak sekitar 0,95 pada Agustus 2025 dan sejak itu turun menjadi sekitar 0,65.
Namun, rasio MVRV tetap di atas ambang batas ~0,45 relatif terhadap bitcoin, menandai level terendah ETH sebelumnya.
Ketiga, tekanan penjualan relatif berkurang. Tingkat aliran ETH/BTC turun dari di atas 1,5 pada Agustus 2025 menjadi sekitar 0,8, mengurangi risiko penurunan. Namun, angka ini masih berada di bawah zona tekanan penjualan rendah sekitar 0,4 yang terlihat pada titik terendah sebelumnya.
Keempat, permintaan institusional berbalik arah untuk pertama kalinya dalam satu tahun. Rasio aset ETH/BTC ETF turun dari ~0,20 pada Agustus 2025 menjadi ~0,115 pada Juni 2026. Selama periode ini, investor institusional lebih memilih bitcoin daripada ethereum. Namun, sejak akhir Juni, rasio naik menjadi 0,13. Data ini menunjukkan bahwa minat investor institusional terhadap ethereum mulai meningkat kembali. Namun, tingkatnya masih rendah dalam hal mendukung kenaikan ETH.
Analis juga menambahkan bahwa data on-chain menunjukkan bahwa penjualan panik oleh investor tidak seintens pasar bear sebelumnya.
Terakhir, penting untuk diingat bahwa apakah ethereum mencapai titik terendah tidak hanya dipengaruhi oleh data on-chain; perkembangan makroekonomi juga dapat memainkan peran signifikan. Faktor-faktor seperti kebijakan suku bunga Fed, likuiditas dolar, dan arus masuk ETF juga memiliki dampak besar terhadap harga.
*Ini bukan saran investasi.
Lanjutkan Membaca: CryptoQuant Memperingatkan: Ethereum Secara Historis Murah, Tapi Masih Terlalu Dini untuk Mencapai Dasar! Ini Alasannya



