- Bitcoin turun ke $93K setelah berita tarif EU, sementara emas dan perak mencapai rekor tertinggi, menunjukkan permintaan safe-haven.
- Hampir $800M dalam posisi panjang kripto yang dipegang dengan utang likuidasi, menyoroti meningkatnya ketakutan risiko di kalangan pedagang.
- Volatilitas crypto tetap rendah, menunjukkan para pedagang mengharapkan tidak ada pergerakan harga besar hingga sinyal makro menjadi jelas.
Investor crypto menghadapi akhir pekan yang tegang saat Presiden Donald Trump mengaitkan tarif impor yang diusulkan terhadap beberapa negara UE dan Inggris Raya ke potensi pembelian AS terhadap Greenland. Dengan pasar saham AS tutup, perdagangan kontrak berjangka menjadi arena pertama bagi pasar tradisional untuk menilai perkembangan tersebut.
Pada akhir pekan, saham yang dikenai token hampir tidak bergerak sementara para investor tetap waspada tanpa adanya petunjuk pasar yang jelas. Kripto, yang sering kali menjadi sinyal awal untuk berita ekonomi atau politik besar, juga tetap berada dalam kisaran sempit, dengan koin-koin utama hampir tidak berubah. Volume perdagangan yang tipis membuat sulit untuk membaca suasana pasar yang sebenarnya.
Bitcoin dan yang lebih luas pasar kripto menghadapi tekanan lebih lanjut pada hari Senin setelah laporan muncul bahwa Uni Eropa menyiapkan €93 miliar ($110 miliar) dalam tarif balasan. Perkembangan ini mendorong saham Eropa turun dan mendorong kontrak berjangka AS turun, sementara aset lindung nilai seperti emas dan perak melonjak ke rekor tertinggi.
Namun, Bitcoin tidak mengikuti tren kenaikan logam mulia, saat ini diperdagangkan pada $93.000 setelah kehilangan 2,5% sejak pukul 23:00 UTC pada hari Minggu. Altcoins menunjukkan hasil yang bervariasi, dengan CoinDesk 80 Index (CD80) turun 4,64% dalam 24 jam tetapi masih mengungguli indeks CoinDesk 20 (CD20) yang berat terhadap bitcoin, yang turun 2,5%.
Pencairan Kripto dan Surge Aversion Risiko
Bitcoin turun di bawah level support $94.500 setelah breakout singkat pada hari Rabu, berisiko kembali ke kisaran pertengahan November yaitu $85.000–$94.500. Penarikan kembali pasar memaksa keluarnya hampir $800 juta dalam posisi panjang berleverage dalam 24 jam, menyoroti dampak dari kekurangan margin.
Total open interest (OI) nominal dalam kontrak berjangka kripto turun lebih dari 2% menjadi $138,14 miliar. Sementara OI Bitcoin sedikit meningkat dan Ethereum tetap stabil, token utama lainnya seperti SOL, XRP, ADA, DOGE, SUI, dan LTC turun antara 8%–13%, menunjukkan aliran keluar modal yang signifikan dan meningkatnya ketakutan terhadap risiko.
Volatilitas dan Sentimen Trader Tetap Tenang
Meskipun ada ketegangan pasar, ayunan harga 30 hari yang diharapkan untuk Bitcoin dan Ethereum tetap stabil, menunjukkan para pedagang tidak mengharapkan pergerakan besar segera. Perbedaan antara opsi BTC menunjukkan kekhawatiran terus-menerus terhadap penurunan. Pedagang sedang berjaga-jaga, menunggu sinyal ekonomi atau global yang lebih jelas sebelum membuat taruhan besar.

